Renungan

Air Hidup yang Merubah Hidup – Part 3

Yang kedua, sebelum mengenal Yesus, wanita ini terkenal sebagai seorang wanita yang hidup dalam dosa seperti yang Yesus katakan dalam ayat 17-18, “Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami, sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata benar.”

Mari kita bayangkan, wanita ini sepertinya bukan wanita yang sudah lanjut usia karena ia masih kuat untuk melakukan perjalanan dan menimba air di sumur, tentu usia yang masih kuat secara fisik. Tetapi di usianya itu, ia dikabarkan telah memiliki suami. Hal ini sungguh tidak biasa. Bahkan ada satu lagi pria yang ada bersamanya, tetapi itu juga bukan suaminya. 

Tetapi setelah mengenal Yesus, wanita ini tidak lagi terkenal dengan kehidupannya yang penuh dosa, tetapi ia menjadi saksi Tuhan yang hidup. Gantinya orang-orang mendengar kabar tidak sedap tentang hidupnya yang penuh dengan dosa, sekarang mereka mendengar tentang Allah yang hidup.

Yohanes 4:39 mencatat, “Dan banyak orang Samaria dari kota itu telah menjadi percaya kepada-Nya karena perkataan perempuan itu, ….”

Sungguh perubahan hidup yang luar biasa! Mari kita introspeksi diri kita masing-masing. Apakah setelah membaca Firman dan mengenal Tuhan lebih lagi, ada perubahan hidup yang nyata dalam kehidupan kita? Jika belum, mintalah kepada Tuhan untuk membuat Firman yang kita baca itu tidak hanya menjadi bacaan sehari-hari, tetapi menjadi kuasa yang mengubahkan kehidupan kita lebih serupa dengan-Nya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

20 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

6 days ago