Renungan

Air Hidup yang Merubah Hidup – Part 2

Hari ini kita akan membahas perubahan yang terjadi setelah wanita Samaria itu menerima air hidup dari Yesus.

Yang pertama, sebelum mengenal Yesus, wanita ini bukan menyembah Allah yang benar. “Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini ….” (Yohanes 4:20). Untuk mengetahui kisah ini, mari kita kembali ke zaman Ezra saat orang-orang Yehuda dan Benyamin hendak membangun Yerusalem dan Bait Suci kembali.

Orang Samaria, yang adalah campuran orang Israel yang mengenal kebenaran dan Asyur yang melakukan penyembahan tidak sesuai dengan Firman Tuhan. Saat orang-orang Samaria ini ingin membantu pembangunan Yerusalem (Ezra 4), orang-orang Israel murni yang taat kepada Tuhan tidak mengijinkan mereka untuk ikut membantu, supaya mereka dapat benar-benar menjaga kebenaran Tuhan dengan utuh. Karena itu, “orang-orang Samaria membangun sebuah bait saingan di Gunung Gerizim” (The Desire of Ages 188.3). “… orang-orang Samaria menyatakan bahwa mereka menyembah Tuhan yang benar, tetapi di dalam hati dan perbuatan mereka adalah para penyembah berhala” (Prophets and Kings 567.1)

Inilah asal usul dari wanita Samaria yang sedang berbincang dengan Yesus. Yang ia ketahui adalah allah yang bukan Allah yang benar. Tetapi perkataan Yesus di dalam Yohanes 4:21-24 dan 26 membukakan mata hatinya untuk mengenal Allah yang patut disembah. 

“Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”

Yohanes 4:24

“Kata Yesus kepadanya: ‘Akulah Dia [Mesias], yang sedang berkata-kata dengan engkau.‘“

Yohanes 4:26

Dan wanita itu berkata di ayat 19 dan 25, “Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang nabi. … Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami.”

Apa aplikasi bagi kita? Walaupun Yesus tidak lagi bersama-sama dengan kita secara fisik, Alkitab telah diberikan kepada kita supaya kita mengenal Dia. Yesus mengenal kita secara pribadi, dan Ia rindu juga untuk kita mengenal-Nya.

“Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku.”

Yohanes 10:14

Karena itu, saat kita baca Alkitab, pastikan kita tidak hanya menemukan Yesus di dalamnya dan mengenal Dia yang telah memberikan air hidup itu kepada kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 6 (Bagian 6) – Merdeka untuk Taat

“Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya,…

8 hours ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 5) – Jangan Biarkan Dosa Berkuasa

“Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan…

1 day ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 4) – Hidup bagi Allah dalam Kristus

“Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan…

2 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 3) – Manusia Lama Sudah Disalibkan

“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang…

3 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 2) – Dikuburkan dan Dibangkitkan Bersama Kristus

“Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti…

4 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 1) – Mati terhadap Dosa

“Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah…

5 days ago