Seri Yunus

Yunus (Bagian 24) – Layakkah Engkau Marah (Bagian 2)

Tuhan mengajarkan Yunus melalui pertanyaan “Layakkah engkau marah?” Namun Yunus, masih belum mengerti rencana Tuhan.

Sekarang lihatlah yang Allah lakukan tertulis didalam Yunus 4:6 “Lalu atas penentuan TUHAN Allah tumbuhlah sebatang pohon jarak melampaui kepala Yunus untuk menaunginya, agar ia terhibur dari pada kekesalan hatinya. Yunus sangat bersukacita karena pohon jarak itu.” Sekarang Tuhan ingin mengajar Yunus melalui alam.

“Setiap benda di dalam alam akan menceritakan kembali kepada mereka pelajaran-pelajaran-Nya yang indah itu.” (Child Guidance 46.4) dan kita pun juga harus belajar dari alam.

“Mereka harus menyelidiki, baik di dalam alam dan Kitab Suci, setiap benda yang menggambarkan Tuhan, dan yang digunakan-Nya untuk menjelaskan kebenaran. Dengan cara demikian mereka akan belajar untuk melihat Dia di dalam pohon dan pokok anggur, di dalam bunga bakung dan bunga mawar, di dalam matahari dan bintang. Mereka bisa belajar untuk mendengar suara-Nya di dalam nyanyian burung – burung, di dalam desiran pepohonan, di dalam gemuruh guntur, dan di dalam deru lautan.”

Child Guidance 46.4

Apa yang ingin Tuhan ajarkan kepada Yunus? Kita akan membahasnya besok.

Hari ini, marilah kita belajar memperhatikan alam dan salah satu yang Tuhan ingin ingatkan bagi kita adalah pelajaran untuk tidak khawatir yang terdapat di dalam Matius 6:28-29  “Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal, namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannya pun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.” 

Perhatikanlah alam, bunga-bunga dan belajarlah, “Alam masih tetap menceritakan kepada kita tentang kebaikan Allah.” (Child Guidance 47.4)

Tuhan mengasihi kita, Ia menyediakan kebutuhan kita dari alam. Kita memerlukan cahaya matahari, kita memerlukan air dan segalanya. Oleh karena itu “… bersukacita dan bergembira atas segala kebaikan yang telah dilakukan TUHAN …” (1 Raja-raja 8:66)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

17 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 7) – Bersyukur di Tengah Badai

Sudah empat belas hari mereka terombang-ambing di tengah badai. Mereka hampir tidak makan karena rasa…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 6) – Ketaatan

Tuhan telah memberikan janji melalui Paulus bahwa tidak seorang pun di kapal itu akan binasa.…

6 days ago