Seri Yunus

Yunus (Bagian 23) – Layakkah Engkau Marah (Bagian 1)

Kemarin kita sudah melihat bagaimana Yunus kecewa dan hari ini kita akan belajar dan melihat jawaban Tuhan.

Tuhan menjawab: “Layakkah engkau marah?” (Yunus 4:4)

Pertanyaan ini adalah pertanyaan yang tidak perlu dijawab. Apakah artinya? Tuhan mengajar Yunus dengan pertanyaan itu. Apakah ia boleh marah, pertanyaan ini seharusnya membuat Yunus kembali berpikir apakah tindakan yang harus ia lakukan. Secara tidak langsung Tuhan berkata kepada Yunus “Yunus kamu tidak boleh marah, mengapa kamu merasa kalau kamu boleh marah terhadap Niniwe?”

Mengapa Tuhan mengatakan seperti demikian? Karena “… bumi serta segala isinya adalah milik Tuhan.” (1 Korintus 10:26)

Tuhan pemilik bumi beserta isinya (termasuk manusia dan juga Niniwe) dan berhak untuk mengatur segalanya. Walaupun Niniwe adalah kota yang jahat, Allah mengasihi orang-orang yang ada di Niniwe. Niniwe diberi kesempatan, dengan lekas orang niniwe mengambil kesempatan itu untuk bertobat. Dan Allah merasa berhak untuk mengampuni mereka.

Tetapi apa respon Yunus? “Yunus telah keluar meninggalkan kota itu dan tinggal di sebelah timurnya. Ia mendirikan di situ sebuah pondok dan ia duduk di bawah naungannya menantikan apa yang akan terjadi atas kota itu.” (Yunus 4:5).

Yunus masih menginginkan Tuhan menjalankan rencananya. Betapa sering kita menjadi ‘Yunus modern’ yang memaksa Tuhan untuk mengikuti kehendak dan keinginan kita. Kita seharusnya belajar untuk melakukan bagian kita. Apa bagian kita? “Bagianku ialah TUHAN, aku telah berjanji untuk berpegang pada firman-firman-Mu.” (Mazmur 119:57)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

16 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 7) – Bersyukur di Tengah Badai

Sudah empat belas hari mereka terombang-ambing di tengah badai. Mereka hampir tidak makan karena rasa…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 6) – Ketaatan

Tuhan telah memberikan janji melalui Paulus bahwa tidak seorang pun di kapal itu akan binasa.…

6 days ago