Seri Nadab dan Abihu

Nadab dan Abihu Part 2 — Api Asing

Apakah Anda masih ingat kesalahan Nadab dan Abihu pada waktu mereka di kemah pertemuan atau bait suci? 

Kesalahan mereka hingga dihukum mati adalah karena menggunakan api asing.

Dan apakah Anda tahu siapakah Nadab dan Abihu?

Nadab dan Abihu adalah anak-anak Harun (Imamat 10:1) dan Harun adalah imam besar.

Mereka adalah imam dan saat itu mereka sedang bertugas di bait suci, tetapi mereka menggunakan “api asing” itu.

Saat ini juga ada “api asing” di sekitar kita. Entah mungkin kita sering melihatnya atau kita yang melakukannya.

Mari kita baca kutipan di bawah ini:

“Pendeta menggunakan api asing jika ia memakai cerita-cerita dalam pembahasannya. Kebiasaan ini jangan diteruskan. Saudaraku, engkau percaya kebenaran, engkau mengasihi kebenaran, dan engkau tidak terlalu tua untuk memperbaiki. Engkau diminta oleh Juruselamat kita untuk berhati-hati akan bagaimana engkau bersaksi bagi-Nya. Engkau perlu menggali lebih dalam, dan lebih dalam, dan lebih dalam lagi dalam memperlajari Firman itu. Janganlah membuat kesan di pikiran orang lain bahwa engkau adalah pembicara yang murahan, dan hanya di permukaan saja. Hilangkan cerita-cerita dari khotbahmu. Khotbahkah Firman Tuhan.”

Letter 61 – 1896.5

Khotbahkan Firman Tuhan! Itulah yang juga dikatakan Paulus kepada Timotius.

“Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran. Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!”

2 Timotius 4:2-5

Bagaimana dengan kita? Jika kita adalah pendeta atau pengkhotbah, apakah kita juga sering menggunakan “api asing” itu?

Jika kita adalah pendengar, maukah kita mendengar “api asing” itu?

Mari refleksikan dalam diri kita masing-masing.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 13 (Bagian 1) – Dipanggil untuk Pekerjaan Tuhan

Kisah Para Rasul pasal 13 menjadi titik penting dalam perjalanan pekabaran Injil. Di pasal inilah…

9 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 12 (Bagian 3) – Ditinggikan atau Direndahkan?

Setelah peristiwa pembebasan Petrus, kisah beralih kepada Raja Herodes. Ia tampil di hadapan rakyat dengan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 12 (Bagian 2) – Ketika Tuhan Menjawab di Luar Dugaan

Mari kita lanjutkan Kisah Para Rasul pasal 12, ketika Petrus berada di dalam penjara. Situasinya…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 12 (Bagian 1) – Di Tengah Tekanan, Tetap Berdoa

Mari kita belajar dari Kisah Para Rasul pasal 12, bagian awal yang menceritakan tentang penganiayaan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 11 (Bagian 3) – Iman yang Terlihat dalam Tindakan

Di bagian akhir Kisah Para Rasul pasal 11, kita melihat sebuah peristiwa yang sederhana, tetapi…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 11 (Bagian 2) – Belajar Seperti Barnabas

Setelah orang-orang percaya di Yerusalem memahami penjelasan Petrus, kisah berlanjut kepada tersebarnya Injil ke berbagai…

6 days ago