Uncategorized

Nadab dan Abihu Part 1 — If You Love Me

Apakah Anda tahu mengapa Nadab dan Abihu mati?

Mari kita baca Imamat 10:1-2 yang berbunyi demikian, “Kemudian anak-anak Harun, Nadab dan Abihu, masing-masing mengambil perbaraannya, membubuh api ke dalamnya serta menaruh ukupan di atas api itu. Dengan demikian mereka mempersembahkan ke hadapan TUHAN api yang asing yang tidak diperintahkan-Nya kepada mereka. Maka keluarlah api dari hadapan TUHAN, lalu menghanguskan keduanya, sehingga mati di hadapan TUHAN.” (Imamat 10:1-2)

Penyebabnya adalah karena mereka mempersembahkan api yang asing yang tidak Tuhan perintahkan.

“Mereka telah melanggar perintah-Nya dengan menggunakan ‘api yang asing’ untuk membakar kemenyan itu, mereka telah mengambil api yang biasa gantinya api suci yang telah dinyalakan Allah sendiri, dan yang telah diperintahkan-Nya supaya digunakan untuk maksud ini. Untuk dosa ini api telah turun dari Tuhan dan membinasakan mereka di hadapan orang banyak itu.”

Patriarchs and Prophets 359.2

“Ia tidak dapat menerima penurutan yang setengah-setengah.”

Patriarchs and Prophets 360.2

Jadi dari sini kita belajar satu hal, yaitu Tuhan ingin kita menuruti perintah-Nya 100% karena “untuk menjadi seorang yang setengah pengikut Kristus dan setengah duniawi, menjadikan engkau seperseratus orang Kristen dan sisanya duniawi.” (The Faith I Live By 152.5)

Bisa dikatakan 1% Kristen, 99% dunia walaupun kita setengah-setengah.

Dia meminta penurutan kita yang sepenuhnya, 100% karena itulah bukti bahwa kita benar-benar memilih Kristus daripada dunia.

Tak heran firman Tuhan mengatakan, “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.” (Yohanes 14:15)

Marilah pagi ini kita refleksikan diri kita. Apakah kita sungguh-sungguh mengasihi Dia atau lebih mengasihi dunia? Karena “… Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.” (1 Yohanes 2:15)

Ayat tersebut berlanjut, “Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.” (1 Yohanes 2:16-17) Amin.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 1 (Bagian 4) – Menukar Kebenaran dengan Kebohongan

Setelah menjelaskan bagaimana manusia menolak Allah, Paulus menunjukkan akibat yang terjadi ketika manusia memilih untuk…

9 hours ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 3) – Ketika Manusia Menolak Allah

Paulus kemudian membawa kita kepada sebuah kenyataan yang serius. “Sebab murka Allah nyata dari sorga…

1 day ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 2) – Tidak Malu terhadap Injil

Paulus melanjutkan suratnya kepada jemaat di Roma dengan mengungkapkan kerinduannya untuk mengunjungi mereka. Ia berkata,…

2 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 1) – Siapa Kita?

Paulus membuka suratnya kepada jemaat di Roma dengan memperkenalkan dirinya sebagai “… hamba Kristus Yesus,…

3 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 7) – Berbuahlah

Pada bagian sebelumnya, kita diingatkan untuk tidak menghabiskan waktu dalam pertengkaran dan perdebatan yang sia-sia.…

4 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 6) – Perdebatan

“Tetapi hindarilah persoalan yang dicari-cari dan yang bodoh, persoalan silsilah, percekcokan serta pertengkaran tentang hukum…

5 days ago