Seri Peribahasa

Seri Peribahasa (Bagian 3) – Padi Makin Berisi Makin Merunduk

Hari ini kita akan membahas peribahasa “Padi makin berisi makin merunduk“ yang artinya: makin banyak pengetahuan, makin merendahkan diri

Peribahasa ini menarik sekali. Mengapa? 

Sekarang mari kita perhatikan apa penyebab kejatuhan Lucifer? Dia jatuh karena dosa kesombongan. Tidak heran ada ayat yang mengatakan, “Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan.” (Amsal 16:18) 

Hari ini kita diingatkan agar selalu rendah hati. 

Jika saat ini di sekolah atau kuliah, kita selalu mendapatkan nilai terbaik atau tinggi, ingatlah untuk tetap rendah hati. 

Jika saat ini karir kita sedang melambung tinggi, ingatlah untuk tetap rendah hati. 

Jika hari ini harta benda kita semakin banyak, ingatlah untuk tetap rendah hati. 

Jika kita seorang ahli (di bidang masing-masing), ingatlah untuk tetap rendah hati. 

Jika kita adalah orang yang cerdas atau memiliki banyak pengetahuan duniawi maupun rohani, ingatlah untuk tetap rendah hati. 

Ingatlah bahwa semuanya itu adalah pemberian dari Tuhan. Janganlah kita membanggakan diri kita sendiri tetapi tinggikan Kristus sehingga kita bisa berkata, “Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil” (Yohanes 3:30) 

Biarlah segala kepintaran dan kekayaan, ataupun kelebihan lainnya yang kita miliki itu tidak menjadi kesombongan kita, tetapi untuk kemuliaan nama TUHAN. “Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.” (1 Petrus 5:6) 

Janganlah kita jatuh dalam dosa kesombongan, tetapi belajar dari Yesus karena Ia berkata, “…belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati…” (Matius 11:29). 

Berdoalah dan jadikanlah Yesus sebagai teladan kita. Kiranya kerendahan hati selalu ada dalam diri kita dan segala kesombongan yang ada pada diri kita lenyap. 

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

12 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

6 days ago