Apa arti gosip? Menurut KBBI, gosip adalah obrolan tentang orang-orang lain; cerita negatif tentang seseorang.

Mungkin kita sering membicarakan hal-hal negatif tentang seseorang dan tanpa sadar kita sedang membuang-buang waktu karena menggosip.

Kita perlu berhati-hati dengan apa yang kita katakan. Mengapa? Karena mungkin kita suka membicarakan hal-hal yang akan memicu pertengkaran atau hal-hal lain yang hanya membawa kepada dosa.

Berhati-hatilah dalam perkataan kita karena kesalahpahaman kata-kata serta penyampaian informasi yang salah dapat membuat orang saling membenci.

Janganlah kita menggosip, karena “jika semua penyebar gosip ini mengetahui bahwa malaikat mengikuti dan mencatat kata-kata mereka, maka orang akan lebih sedikit berbicara dan lebih banyak berdoa.” (Testimonies for the Church, Vol. 4, 40.1)

Itulah sebabnya Alkitab berkata, “Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi.” (Amsal 10:19)

Ingatlah! “Apa yang anda tabur itu akan dituai juga. Tiap kata yang anda ucapkan, tiap tindakan yang anda lakukan, adalah benih yang akan menghasilkan buah yang baik atau jahat, dan akan mengakibatkan sukacita atau duka kepada penabur.” (Messages to Young People 146.2) 

Dalam Alkitab, kita sudah diperingatkan untuk selalu berhati-hati dengan lidah. Karena ini adalah sumber dari segala dosa.

“Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapa pun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar. Lidah pun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka.”

Yakobus 3:5-6

Walaupun lidah bisa menyebabkan perkara-perkara buruk, tetapi kita dapat memilih menggunakan lidah untuk menjadi saluran berkat bagi sesama kita dan memuliakan Tuhan. 

“Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah.”

Yakobus 3:9

Oleh karena itu, marilah kita gunakan lidah kita dengan benar. Pujilah Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi dan yang telah menciptakan lidah kita untuk bersaksi tentang Kristus yang hidup.

Kiranya berkat Sabat menjadi bagian kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

3 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

5 days ago