Seri Pandanglah Burung-Burung

Pandanglah Burung-Burung Part 25

Setelah kita mengetahui bahwa burung hantu dapat memutar kepalanya dengan sedemikian rupa dan betapa luar biasanya Tuhan yang menciptakan, pelajaran apalagi dari burung hantu?

Setidaknya ada dua tujuan mengapa kepala dari burung hantu dapat berputar, yaitu:

Pertama, burung hantu memutar kepalanya untuk berjaga-jaga dari bahaya.

Kedua, burung hantu memutar kepalanya untuk melihat keadaan sekitarnya apakah ada mangsa.

Burung hantu melihat keadaan sekelilingnya dengan matanya, walau memang terbatas arah penglihatan dari burung hantu itu. Dia juga memutar kepalanya agar jika ada musuh di belakangnya ia segera terbang bahkan melarikan diri. Tahukah anda burung hantu memiliki badan yang lebih kecil dibandingkan burung elang atau rajawali, sehingga biasanya burung hantu menjadi sasaran mangsa burung elang.

Burung elang memiliki penglihatan yang lebih tajam seperti yang sudah kita pelajari di seri sebelumnya. Ketika  dari kejauhan elang melihat burung hantu sebagai mangsanya, ia akan terbang ke arah burung hantu dan dengan kecepatan per detik, burung hantu memutar kepalanya sambil terbang untuk menghindar dari pemangsanya.

Luar biasa, bukan? Dengan kemampuan khusus itu burung hantu bisa terhindar dari bahaya, karena Tuhan telah memberikannya kemampuan memutar kepalanya sampai 540 derajat.

Hal menarik lainnya untuk terhindar dari serangan elang adalah burung hantu bersembunyi di dalam air dan menyelam untuk beberapa waktu lamanya. Segala macam dilakukan oleh burung hantu untuk terhindar dari pemangsanya.

Mari kita ambil pelajaran dari peristiwa ini. Kehidupan kita sama seperti burung hantu, yang siap untuk di mangsa oleh Iblis. Itulah sebabnya kita dinasihati, “Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis,…. mencari orang yang dapat ditelannya.” (1 Petrus 5:8)

Walau Iblis siap memangsa kita, tapi Tuhan tidak akan membiarkan kita tanpa perlindungan. Apa perlindungan yang Tuhan berikan?

“Dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat,dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah.”

Efesus 6:16-17

Pergunakan iman, firman Tuhan, dan jadikan Yesus sebagai penuntun dalam kehidupan kita sehingga di dalam segala keadaan kita dapat terlindung dari Iblis atau si jahat itu.

Mari gunakan perlindungan yang Tuhan berikan kepada kita.

Selamat Pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 9 (Bagian 6) – Kesabaran dan Kemurahan Allah

“Jadi, kalau untuk menunjukkan murka-Nya dan menyatakan kuasa-Nya, Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda…

21 hours ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 5) – Siapakah Kita untuk Membantah Allah?

“Siapakah kamu, hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya:…

2 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 4) – Apakah Allah Tidak Adil?

“Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha orang, tetapi kepada kemurahan hati…

3 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 3) – Rencana Allah dan Pilihan-Nya

Pada bagian sebelumnya Paulus menjelaskan bahwa keturunan jasmani saja tidak otomatis menjadikan seseorang ahli waris…

4 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 2) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel…

5 days ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 1) – Hati yang Merindukan Keselamatan Orang Lain

“Sejak pertobatannya [Paulus], ia sangat rindu untuk menolong saudara-saudara sebangsanya agar memperoleh pemahaman yang jelas…

6 days ago