Vokal & iringan: https://youtu.be/4ZcLIUpqWQw
Iringan: https://youtu.be/nptQnuxoxms
Penulis dari lirik himne Setialah, Saudara adalah Uriah Smith, dengan judul asli O Brother, Be Faithful. Uriah Smith hidup di zaman William Miller, seorang petani yang sangat mencintai Firman Tuhan. Uriah Smith juga mengalami kekecewaan besar pada tahun 1844, sebuah peristiwa dimana para pelajar Alkitab saat itu, melalui pembelajaran dan diskusi yang panjang, mengajarkan bahwa Yesus akan datang untuk yang kedua kalinya pada tanggal 22 Oktober 1844. Sayangnya hal ini tidaklah tepat karena ada kesalahan tafsir pada sebuah ayat. (Untuk mengetahui lebih lanjut tentang hal ini, hubungi kami untuk seri pelajaran Alkitab.)
Saat hal itu terjadi, Uriah Smith sempat kehilangan ketertarikan terhadap hal-hal rohani. Namun, ia kembali kepada kebenaran pada tahun 1852 dan pada tahun berikutnya ia bergabung menjadi seorang redaktur di sebuah lembaga pelayanan Review and Herald. Ia juga terus menggali Alkitab dan salah satu tulisannya yang terkenal adalah Thoughts on Daniel and the Revelation.
Lirik himne ini juga menjadi sebuah gambaran tentang kehidupannya yang begitu setia kepada Tuhan melalui pelayanannya di lembaga kerohanian dan kepada sesama. Melalui ini, kita semua juga diajak untuk tetap setia kepada Tuhan sampai Ia datang menjemput kita semua.
🎼 Lirik lagu:
Setialah, saudara, Yesus ‘kan datang
Yang t’lah lama kita tunggu
Seg’ra kita masuk ke rumah mulia
Nyanyikan lagu kem’nangan
Setialah, saudara, Setia s’lamanya
Kepada-Nya yang mengasihi
Dengan kasih yang kekal dan terindah
Dialah Tuhan Penebusmu
Setialah, saudara, Setia s’lamanya
Kepada-Nya yang mengasihi
Dengan kasih yang kekal dan terindah
Dialah Tuhan Penebusmu
Tuhan menyertai kita semua. Amin.