Renungan Kitab Mikha

Perenungan Mikha 4 – Merindukan Kerajaan Surga

Saat membaca ayat pertama ini, saya langsung teringat dengan Daniel 2 mimpi Nebukadnezar yang mana “… batu yang menimpa patung itu menjadi gunung besar yang memenuhi seluruh bumi.” (Daniel 2:35)

Dan Daniel sendiri menjelaskan mengenai hal itu, “Tetapi pada zaman raja-raja, Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain: kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi kerajaan itu sendiri akan tetap untuk selama-lamanya,” (Daniel 2:44)

Dan tentu saja itu adalah kerajaan Tuhan.

Jadi ketika saya membaca ayat pertama dari Mikha 4, maka saya melihat pengharapan dan penghiburan yang Tuhan berikan bahwa akan ada waktunya kerajaan Tuhanlah yang berdiri selama-lamanya.

Saat ini dunia kita penuh dengan ketidakadilan, penderitaan, sakit penyakit, dan berbagai macam hal yang tidak baik. Oleh karena itu, kita semua merindukan kerajaan Surga, kerajaan yang Tuhan janjikan bahwa “… maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.” (Wahyu 21:4)

Maukah kita menantikan kerajaan Tuhan? Jika iya, tetaplah setia kepada Tuhan sampai akhir. Ingatlah lagu kita “Setialah, Saudara” yang bisa kita dengarkan di: https://youtu.be/Xdz9-yc5_kY (versi lengkap seluruh ayat) atau https://youtu.be/HsX62podMWQ (versi satu ayat saja).

Kiranya renungan hari ini boleh memberkati kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

9 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 1) – Belajar Seperti Orang Berea

Dalam perjalanan pelayanannya, Paulus dan Silas tiba di Tesalonika lalu memberitakan Injil di rumah ibadat…

5 days ago