Seri Liver

Liver (Bagian 18) – Jam Tidur Liver

Shalom, selamat hari Sabat.

Jam berapa biasanya Anda tidur pada malam hari? Tubuh kita memerlukan tidur 6-8 jam setiap malamnya. Ada yang beranggapan yang penting total jam tidurnya adalah 8 jam tidak peduli jam waktu tidurnya.

Apakah benar demikian? “Yang penting bukan hanya seberapa banyak jam tidurmu, tetapi juga jam berapa Anda tidurnya. Jam tidur 10:30 PM (paling lambat) disarankan sehingga Anda bisa tidur jam 11 PM ketika Liver dan Kantong Empedu mulai meregulasi qi, memproses emosi, menyeimbangkan hormon, dan detoksifikasi tubuh.” (https://www.turningpointeacu.com/blog/2017/2/19/waking-up-at-the-same-time-each-night-the-chinese-medicine-body-clock-explains-why)

Jadi kalau kita tidur di atas jam 12 malam maka bisa dikatakan proses detoksifikasi liver kita tidak akan berlangsung dengan baik. “Lebih dari satu per tiga orang dewasa Amerika tidak memenuhi rekomendasi tidur tujuh sampai delapan jam setiap malam, yang tanpa disadari ikut berkontribusi dalam peningkatan kasus penyakit perlemakan hati non-alkoholik” (https://globalliver.org/how-does-sleep-affect-fatty-liver-disease-nash-news/#:~:text=Sleep%20Deprivation:%20A%20Silent%20Trigger,sleep%20to%20maintain%20liver%20health.)

Artinya kurang tidur juga dapat menyebabkan penyakit perlemakan hati non-alkoholik. Jadi jika Anda ingin memelihara kesehatan liver, Anda harus membiasakan diri untuk tidur maksimal jam 10:30 PM atau jika bisa lebih awal akan jauh lebih baik agar proses detoksifikasi organ liver bisa berjalan dengan baik.

Berbicara tentang tidur. Yesus pernah membangunkan orang yang tertidur. Dicatatkan di dalam Yohanes 11:11, 43 “Demikianlah perkataan-Nya, dan sesudah itu Ia berkata kepada mereka: Lazarus, saudara kita, telah tertidur, tetapi Aku pergi ke sana untuk membangunkan dia dari tidurnya. Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras: Lazarus, marilah ke luar!'”

Yesus mampu membangkitkan Lazarus yang sudah mati karena Ia adalah kebangkitan dan hidup (Yoh 11:25). Pertanyaannya maukah kita dibangkitkan Yesus dari kematian rohani kita? Kita telah mati karena dosa-dosa yang kita lakukan. Namun ada pengharapan di dalam darah Yesus asal kita percaya maka kita akan diselamatkan.

Selamat hari Sabat dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

19 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 7) – Bersyukur di Tengah Badai

Sudah empat belas hari mereka terombang-ambing di tengah badai. Mereka hampir tidak makan karena rasa…

6 days ago