Seri Penyembuhan

Seri Penyembuhan (Bagian 7) – Dasar Penyakit Kita (Bagian 1)

Apa saja dasar dari penyakit kita?

Mari kita sama-sama membaca kutipan ini, “Beban dosa, dengan keinginan-keinginannya yang tak pernah berhenti dan tak terpuaskan, adalah dasar dari penyakit-penyakit mereka.” (The Ministry of Healing 77.3)

Jadi ternyata dasar penyakit kita adalah beban dosa dengan keinginan-keinginan daging kita. Apa saja contohnya? Hari ini kita akan membahas satu contoh terlebih dahulu.

Contoh dasar penyakit kita adalah ketika kita sangat suka makan makanan yang tidak sehat sehingga itu merusak tubuh kita yang adalah bait Allah. Kita mungkin menyadari bahwa makanan itu tidak sehat, tetapi kita tidak bisa mengendalikan diri kita, kita tidak bisa mengendalikan selera makan kita, dan pada akhirnya kita tetap memakan makanan yang tidak sehat tersebut dan berakhir dengan penyakit.

Ingatlah apa yang dicatat oleh Alkitab “Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.” (1 Korintus 3:16-17)

Selain itu Tuhan juga memberikan nasihat untuk kita bisa mengendalikan selera kita di dalam kitab Amsal. Demikianlah firman Tuhan, “Taruhlah sebuah pisau pada lehermu, bila besar nafsumu! Jangan ingin akan makanannya yang lezat, itu adalah hidangan yang menipu.” (Amsal 23:2-3)

Apalagi contoh lainnya? Kita akan membahasnya besok.

Hari ini kita belajar bahwa penting bagi kita untuk bisa mengendalikan selera makan dan juga mengendalikan kebiasaan makan kita yang salah seperti makan tiap jam ataupun sering ngemil dan juga kebiasaan-kebiasaan lainnya. Untuk penjelasan kebiasaan makan tiap jam, silahkan bisa didengarkan penjelasannya di https://youtu.be/xt4miThKBBA.

Oleh karena itu, marilah mulai hari ini kita belajar untuk bisa mengendalikan diri kita dalam segala hal, khususnya dalam hal makan dan minum.

Selamat Pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

28 minutes ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

5 days ago