Seri Penyembuhan

Seri Penyembuhan (Bagian 8) – Dasar Penyakit Kita (Bagian 2)

Kemarin kita sudah belajar bahwa dasar dari penyakit adalah “Beban dosa, dengan keinginan-keinginannya yang tak pernah berhenti dan tak terpuaskan, adalah dasar dari penyakit-penyakit mereka.” (The Ministry of Healing 77.3)

Salah satu contoh dasar penyakit kita adalah tidak bisa mengendalikan selera makan kita dan kebiasaan-kebiasaan makan kita. Selain itu apalagi contoh lainnya?

Contoh lainnya adalah saat kita menghadapi masalah dan merasa putus asa, seringkali kita tenggelam dalam masalah kita hingga akhirnya kita tidak bisa tidur dengan nyenyak, kita tidak bisa mengampuni orang lain, kita menjadi murung, mudah marah, tidak bisa berpikir jernih, dan akhirnya menimbulkan berbagai macam penyakit seperti pusing, sesak nafas, dan lain-lain saat memikirkan masalah tersebut.

Itulah sebabnya ada banyak sekali kutipan-kutipan yang menuliskan, “Jagalah pikiranmu, karena 90% penyakit berasal dari pikiran Anda.” Selain itu ada juga istilah psikosomatik dimana pikiran bisa menyebabkan seseorang menderita penyakit fisik. Stress yang timbul karena rasa marah, kecewa, sedih, cemas, dan lain-lain akan mempengaruhi tubuh kita. Saat kita tidak bisa mengampuni, itu pun akan mempengaruhi kita. Penjelasan mengenai efek mengampuni silahkan didengarkan di: https://youtu.be/QEqlpao9fsM

Itulah sebabnya Alkitab juga menasihati kita, “Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.” (Efesus 4:32)

Dan ingatlah juga bahwa Yesus berkata, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” (Matius 11:28)

Oleh karena itu, jika hari ini kita berbeban berat dan memiliki pergumulan dan masalah apapun, datanglah kepada Tuhan dan percayalah bahwa Ia akan memberikan kelegaan bagimu.

Selamat Pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

3 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago