Seri Ketika Sedang Sakit

Ketika Sedang Sakit (Bagian 9) – Mengonsumsi Sayur dan Buah

Shalom, selamat hari Sabat.

“Kita adalah apa yang kita makan”. Mungkin beberapa dari kita sudah sering sekali mendengarkan pernyataan di atas.

Pernyataan tersebut adalah benar, karena tubuh kita memang dibentuk dari apa yang kita makan. Artinya tulang, jantung, otak, kulit, mata, semua dibentuk oleh nutrisi yang diperoleh dari makanan dan minuman yang kita konsumsi.

Penyakit muncul ketika sel tubuh kita rusak. Tubuh dapat memperbaiki ataupun mengganti sel yang rusak tersebut dengan sel yang baru. Namun untuk memperbaiki sel yang rusak tubuh memerlukan nutrisi yang cukup sebagai bahan-bahan penyusunnya.

Lalu jenis makanan apa yang mengandung banyak nutrisi bahan penyusun tubuh?

“Di dalam biji-bijian, buah-buahan, sayur-sayuran, dan kacang-kacangan [nuts] terdapat semua elemen makanan yang dibutuhkan oleh tubuh.—Manuscript 27, 1906”

Counsels on Diet and Foods 363.2

Selain dari biji-bijian dan kacang-kacangan, jenis makanan yang mengandung banyak nutrisi sebagai bahan penyusun tubuh adalah sayur dan buah-buahan.

Sebagai contohnya adalah buah alpukat. Alpukat memiliki kandungan asam folat yang tinggi. Dan fungsi dari asam folat itu sendiri adalah untuk membuat sel baru pada tubuh manusia. Itulah sebabnya seseorang yang sedang hamil sangat dianjurkan untuk mengonsumsi buah alpukat.

Contoh lainnya adalah sayuran kale yang memiliki kandungan kalsium yang tinggi sehingga baik untuk pembentukan tulang pada manusia.

Tentunya masih banyak lagi sayuran dan buah-buahan yang bermanfaat bagi tubuh kita karena dengan mengonsumsi sayur dan buah-buahan kita dapat membantu tubuh dalam proses penyembuhan. Anda dapat menyaksikan video pembahasan mengenai makanan yang mirip bagian tubuh manusia pada tautan berikut ini: https://www.youtube.com/watch?v=clNEaPxcej0&list=PLoCQDFwaCjCdmQJGHK6XlNoQ_bDbapfOW   

Tuhan mau supaya kita makan makanan yang sehat. Itulah sebabnya Firman Tuhan katakan “. . . Dengarlah sungguh-sungguh kepada-Ku, dan makanlah apa yang baik, dan biarlah jiwamu menikmati sendiri sajian lezat.” (Yesaya 55:2)

Kiranya renungan ini boleh menjadi berkat bagi kita semua dan kita selalu dalam keadaan yang sehat.

Selamat hari Sabat dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 6 (Bagian 4) – Hidup bagi Allah dalam Kristus

“Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan…

1 hour ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 3) – Manusia Lama Sudah Disalibkan

“Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang…

1 day ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 2) – Dikuburkan dan Dibangkitkan Bersama Kristus

“Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti…

2 days ago

Perenungan Roma 6 (Bagian 1) – Mati terhadap Dosa

“Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah…

3 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 16) – Kasih Karunia Membawa kepada Hidup

“Supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran…

4 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 15) – Hukum Taurat dan Kasih Karunia

“Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak,…

5 days ago