Seri Ketika Sedang Sakit

Ketika Sedang Sakit (Bagian 2) – Fungsi Rasa Sakit (Bagian 1) – Sinyal Tubuh

Shalom, selamat hari Sabat.

“Banyak yang hidup dalam pelanggaran akan hukum kesehatan dan tidak mau tahu akan hubungan antara kebiasaan makan, minum, dan bekerja untuk menopang kesehatan mereka. Mereka tidak akan sadar akan keadaan mereka yang sesungguhnya sampai tubuh protes melawan penyalahgunaan yang membuatnya menderita, melalui rasa nyeri dan sakit.

Mind, Character, and Personality, Vol. 2, 510.3

Melalui kutipan di atas kita bisa melihat bahwa rasa sakit adalah protes yang dilakukan oleh tubuh karena kita sedang tidak menjaga kesehatan dengan baik. Sebagai contohnya, ketika kita minum es dengan pemanis buatan, maka biasanya kita akan batuk-batuk dan merasakan gatal pada tenggorokan.

Nah, batuk dan sensasi gatal itu adalah suatu bentuk protes dari tubuh agar kita tidak mengonsumsi es berpemanis buatan tadi.

Sungguh hebat ya Tuhan yang menciptakan tubuh manusia. Karena Tuhan telah memperlengkapi kita dengan mekanisme “sinyal” agar kita tidak semakin bertambah sakit. Bisa anda bayangkan jika tidak ada sinyal atau penyakit, mungkin anda bisa meninggal tiba-tiba tanpa ada “pemberitahuan” terlebih dahulu dari tubuh.

Dari sini kita bisa belajar bahkan, ketika kita sudah sakit karena melanggar hukum kesehatan, Tuhan masih memberikan kesempatan bagi kita untuk sembuh melalui mekanisme sinyal dari tubuh. Demikian juga ketika kita berdosa, Tuhan mungkin tidak langsung menghukum kita, namun masih memberikan kesempatan untuk bertobat karena panjang sabar Tuhan.

Pertanyaannya adalah “. . . apakah engkau menganggap remeh kekayaan kebaikan dan kelapangan hati serta kesabaran-Nya dengan tidak menyadari bahwa kebaikan Elohim menuntun engkau kepada pertobatan?” (Roma 2:4 ILT3)

Mari bertobat selama masih ada kesempatan.

Kiranya renungan ini boleh menjadi berkat bagi kita semua dan kita selalu dalam keadaan yang sehat.

Selamat hari Sabat dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 8) – Pertobatan Menghasilkan Perubahan

Setelah menceritakan panggilan yang diterimanya dari Tuhan, Paulus menjelaskan isi pemberitaan yang ia sampaikan ke…

5 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 7) – Taat kepada Penglihatan Surgawi

Setelah menceritakan panggilan yang diterimanya dari Yesus, Paulus menjelaskan bagaimana ia merespons panggilan tersebut. “Sebab…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 6) – Dari Kegelapan kepada Terang

Setelah menjelaskan bahwa Tuhan memanggilnya menjadi pelayan dan saksi, Paulus diutus ke bangsa lain dengan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 5) – Kesaksian Paling Kuat

Setelah menegur Paulus dengan kata-kata, "Sukar bagimu menendang ke galah rangsang," Yesus tidak berhenti sampai…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 4) – Sukar Menendang ke Galah Rangsang

Kemarin kita sudah membahas “Mengapa engkau menganiaya Aku?” dan hari ini kita akan membahas ungkapan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 3) – Mengapa Engkau Menganiaya Aku?

Di hadapan Raja Agripa, Paulus melanjutkan kesaksiannya tentang peristiwa yang mengubah seluruh hidupnya. Dalam perjalanan…

5 days ago