Kesehatan

Seri Kesehatan – Pendidikan Makanan Sejak Dini

“Tubuh kita dibangun dari makanan yang kita makan.”

Membina Anak yang Bertanggung Jawab 404.1

Kapan kita mulai membangun makanan yang kita makan? Apakah tunggu sudah dewasa?

“Pentingnya mendidik anak-anak untuk memiliki kebiasaan makan yang benar tidak bisa terlalu dilebih-lebihkan. Anak-anak kecil perlu belajar bahwa mereka makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan. Pendidikan ini harus dimulai di dalam diri seorang bayi di pangkuan ibunya.”

Membina Anak yang Bertanggung Jawab 404.2

Apa saja yang harus diperhatikan?

“Seorang anak harus diberi makan hanya pada jarak waktu yang teratur, dan apabila anak itu makin besar makanan itu harus lebih jarang diberikan. Kepadanya jangan diberikan gula, atau makanan bagi orang yang lebih dewasa, yang belum sanggup dicernanya. Ketelitian dan keteraturan dalam memberi makan bayi bukan hanya akan meningkatkan kesehatan, dan dengan demikian cenderung untuk menjadikan mereka pendiam dan mempunyai sifat-sifat yang manis, tetapi juga akan meletakkan dasar kebiasaan-kebiasaan yang akan menjadi suatu berkat kepada mereka pada tahun-tahun mendatang dalam hidup mereka.”

Membina Anak yang Bertanggung Jawab 404.2

“Para orang tua harus mendidik selera makan anak-anak mereka dan jangan mengizinkan digunakannya makanan-makanan yang tidak menyehatkan.”

Membina Anak yang Bertanggung Jawab 404.3

Jadi, pendidikan mengenai makanan sudah harus dimulai sejak dini. Selain itu, marilah kita ajarkan anak-anak kita untuk makan makanan yang sehat sejak dini.

Tak heran Amsal juga menasihati kita, “Didiklah seorang anak menurut jalan yang seharusnya: dan ketika ia tua, ia tidak akan menyimpang.” (Amsal 22:6 – terjemahan bebas dari versi KJV)

Ada satu lagu mengenai makanan sehat yang bisa kita ajarkan atau pelajari. Lagu bisa didengarkan di: https://www.youtube.com/watch?v=Kp5jncefQ_g 

Marilah makan makanan yang sehat seperti yang Tuhan sudah tuliskan di Alkitab.

Kiranya renungan ini boleh memberkati kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

24 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 1) – Belajar Seperti Orang Berea

Dalam perjalanan pelayanannya, Paulus dan Silas tiba di Tesalonika lalu memberitakan Injil di rumah ibadat…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 16 (Bagian 4) – Pertolongan Tuhan Tidak Pernah Terlambat

Setelah gempa bumi terjadi dan kepala penjara bertobat, keadaan mulai berubah bagi Paulus dan Silas.…

6 days ago