Lagu

Kisah di balik Lagu “Ku Pulang Ke Rumah”

William J. Kirkpatrick, seorang tukang kayu yang mencintai musik, memiliki beban akan seorang muda yang adalah seorang penyanyi rohani. Anak muda ini memiliki suara yang indah namun sayangnya kehidupannya tidak mencerminkan kehidupan seorang pengikut Kristus. Bahkan khotbah dan panggilan juga gagal untuk membuatnya kembali berubah.

William berdoa karena itu merindukan talenta menyanyi orang muda ini diserahkan sepenuhnya ke dalam tangan Tuhan dan supaya ia merasakan kebutuhannya akan Tuhan sebagai Juruselamat pribadinya.

Di tengah-tengah doanya, William mendapat inspirasi lirik dan setelah doa itu ia menulis liriknya secara lengkap dan memberikan nada hingga itu menjadi sebuah himne berjudul “Lord, I’m Coming Home.”

Himne ini telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia yang berbunyi:

Aku sesat dari Tuhan
S’karang ku pulang
Lama ku buat kejahatan
S’karang ku pulang
Ku pulang ke rumah
Takkan menyimpang
Ya Tuhan t’rima aku
S’karang ku pulang

Pada malam harinya, William memberikan lagu ini kepada anak muda itu, dan lagu itu menyentuh hatinya dan dengan pertolongan Roh Kudus ia menyerahkan hidupnya sepenuhnya ke dalam tangan Tuhan.

Mungkin selama ini kita hidup seperti orang muda ini. Kita rajin beribadah, tetapi tidak memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan. Pulanglah karena Tuhan sementara menunggu, seperti anak yang hilang yang dikisahkan di dalam kitab Lukas 15:11-32. Betapa bahagianya Bapa kita di surga saat kita kembali kepada-Nya.

Tuhan beserta kita.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 8 (Bagian 8) – Menantikan Penebusan dengan Tekun

“Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga…

60 minutes ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 7) – Dua Pengkhotbah

Renungan hari ini panjang. Pastikan Anda menyediakan waktu khusus untuk membaca sedikit lebih lama dari…

1 day ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 6) – Penderitaan Sekarang dan Kemuliaan yang Akan Datang

“Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 5) – Anak-Anak Allah

“Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 4) – Mematikan Perbuatan Daging

“Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 3) – Kematian untuk Sementara

“Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh…

5 days ago