Seri Sepuluh Hukum

Seri Sepuluh Hukum (Bagian 5) – Hukum Kedua

Shalom, selamat pagi adik-adik.

Siapa yang tahu bunyi dari hukum yang kedua?

Baik kalau tidak tahu, mari kita membaca di dalam Keluaran 20:4-5 “Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,”

Wah, di dalam hukum Tuhan dikatakan bahwa kita tidak boleh menyembah patung, dalam bentuk apapun. 

Kakak mau tanya? Apakah boleh sembah patung sapi? 
Betul! Itu tidak boleh.

Kalau sembah patung yang mirip dengan orang yang kita hormati sebagai contoh patung raja, apakah boleh?
Betul! Itu juga tidak boleh.

Kalau kita menyembah patung yang bentuknya nabi musa?
Betul! Itu juga tidak boleh.

Kalau menyembah patung bentuknya Tuhan Yesus?
Betul! Itu pun juga tidak boleh.

Puji Tuhan adik-adik mengerti. Pada dasarnya kita tidak boleh menyembah patung yang menyerupai atau mirip siapa saja. 

Karena kita harus menyembah Tuhan, dan Tuhan itu tidak boleh digambarkan dengan patung, lalu kita sembah. 

Mari kita sama-sama baca Habakuk 2:18-19, “Apakah gunanya patung pahatan, yang dipahat oleh pembuatnya? Apakah gunanya patung tuangan, pengajar dusta itu? Karena pembuatnya percaya akan buatannya, padahal berhala-berhala bisu belaka yang dibuatnya. Celakalah orang yang berkata kepada sepotong kayu: ‘Terjagalah!’ dan kepada sebuah batu bisu: ‘Bangunlah!’ Masakan dia itu mengajar? Memang ia bersalutkan emas dan perak, tetapi roh tidak ada sama sekali di dalamnya.”

Jadi Firman Tuhan jelas, bahwa kita tidak boleh menyembah patung, karena patung itu tidak seperti Tuhan, Tuhan kita adalah Allah di atas segala allah. Seperti yang tertulis di dalam Yesaya 40:10, “Lihat, itu Tuhan ALLAH, Ia datang dengan kekuatan dan dengan tangan-Nya Ia berkuasa.”

Tuhan kita berkuasa, bahkan kita kemarin sudah belajar bahwa ketika Tuhan datang ke dunia, Tuhan datang dengan cara yang luar biasa sampai bumi bergetar. Luar biasa ya Tuhan kita.

Sekarang kakak mau tanya, apakah adik pernah melihat bahwa patung bisa berbicara? 
Tidak

Atau patung bisa memberikan makanan kepada kita?
Tidak

Tidak bisa ya, patung tidak bisa berbuat apapun. Karena itu Tuhan tidak ingin kita menyamakan Ia dengan patung, atau kita menggambarkan Tuhan Yesus ke dalam bentuk patung, lalu kita sembah.

Tidak boleh ya adik-adik.

Walau ada yang berkata bahwa ini adalah patung Tuhan Yesus mari kita sujud dan menghormati atau menyembah Dia, janganlah kita lakukan itu ya! Mengapa? karena itu tidak boleh!

Tuhan Yesus bukan patung, Ia adalah Allah yang hidup, yang memelihara kita dan memberikan yang terbaik untuk kehidupan kita.

Inilah renungan kita pada hari ini. Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 5 – Kepura-puraan

Apakah mungkin seseorang terlihat rohani di luar, tetapi sebenarnya tidak jujur di hadapan Tuhan? Pasal…

16 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 4 – Tidak Pernah bisa Dibungkam

“Di segala zaman, saksi-saksi yang ditunjuk Allah telah membiarkan diri mereka dicela dan dianiaya demi…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 3 – Kuasa di Dalam Nama Yesus

“Dan karena kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 2 – Ketika Roh Allah Menguasai Hati

Pada hari Pentakosta, sesuatu yang luar biasa terjadi. Murid-murid yang sebelumnya takut, ragu, dan bersembunyi—tiba-tiba…

6 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 1 – Kuasa untuk Bersaksi

“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan…

7 days ago

Perenungan 2 Korintus 13 – Ujilah Dirimu

Di bagian penutup suratnya, Rasul Paulus memberikan pesan yang sangat tegas sekaligus penuh kasih kepada…

1 week ago