Seri Sepuluh Hukum

Seri Sepuluh Hukum (Bagian 25) – Hukum Kesembilan (Bagian 3) – Menjelekkan Nama Baik Orang

Shalom, selamat Sabat adik-adik.

Hari ini kita akan membahas mengenai hukum kesembilan bagian ketiga.

Ada sebuah cerita yang terambil di dalam Matius 26:3-4 mari kita dengarkan ceritanya; “Pada waktu itu berkumpullah imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi di istana Imam Besar yang bernama Kayafas, dan mereka merundingkan suatu rencana untuk menangkap Yesus dengan tipu muslihat dan untuk membunuh Dia.”

Nah, disebutkan di ayat tersebut imam-imam dan tua-tua Yahudi berencana untuk membunuh Yesus dengan cara bersaksi palsu atau dengan berbohong, mereka mengatakan bahwa Yesus adalah orang jahat yang harus dibunuh. 

Namun, waktu Yesus ditangkap tidak didapati kesalahan apapun pada diri Yesus. Matius 26:59-60 mencatatkan Imam-imam kepala, malah seluruh Mahkamah Agama mencari kesaksian palsu terhadap Yesus, supaya Ia dapat dihukum mati, tetapi mereka tidak memperolehnya, walaupun tampil banyak saksi dusta...”

Singkat cerita, Yesus tidak didapati kesalahan-Nya dan Yesus harusnya bisa bebas. Tetapi karena ada yang memberikan kabar bohong mengenai Yesus maka Yesus akhirnya disalibkan dan dibunuh. 

Nah, sangat mengerikan ya adik-adik, karena banyak orang yang berbohong sampai-sampai nyawa orang lain melayang. Berarti jika kita berbohong akibat buruknya kita juga melanggar hukum Tuhan yang lain. Ayo hukum keberapa mengenai jangan membunuh? 

Hukum keenam.

Benar, jadi hati-hati ya adik-adik. Jangan sampai kita menyampaikan kabar bohong tentang orang lain atau kabar bohong lainnya, karena itu adalah perbuatan sangat jahat. Ingat, Yesus saja sampai disalibkan atau dibunuh, padahal Ia tidak melakukan kesalahan sama sekali, tetapi karena berita bohong yang dipercaya orang banyak maka Yesus akhirnya dibunuh. 

Kabar baiknya, walau Yesus mati. Ia juga bangkit. Luar biasa bukan?

Baiklah, hal yang dapat kita pelajari hari ini adalah kita tidak boleh menyampaikan kabar bohong mengenai orang lain.

Kembali kita diingatkan dalam bacaan Para Nabi Dan Bapa Jilid 1, 324.3 “Hukum ini melarang setiap usaha untuk merusak nama baik daripada tetangga kita oleh penampilan yang salah atau sangkaan yang jahat, oleh laporan yang palsu atau membawa-bawa berita yang tidak benar. Bahkan menyembunyikan kebenaran dengan sengaja, oleh mana orang lain akan dirugikan, adalah merupakan pelanggaran terhadap hukum yang kesembilan ini.”

Semoga kita menjadi benar dalam segala hal. 

Inilah renungan kita pada hari ini. Selamat Sabat dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 2) – Hikmat di Tengah Tekanan

Setelah dihadapkan kepada Mahkamah Agama, Paulus mendapati dirinya berada di tengah situasi yang sangat sulit.…

20 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 1) – Hati Nurani yang Bersih

Setelah ditangkap di Yerusalem, Paulus akhirnya dihadapkan kepada Mahkamah Agama Yahudi untuk memberikan pembelaan atas…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 6) – Menggunakan Hak dengan Bijaksana

Setelah orang banyak menolak kesaksian Paulus, kepala pasukan Romawi memerintahkan agar Paulus diperiksa dengan cambuk…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 5) – Tetap Setia Meski Ditolak

Ketika Paulus menceritakan bagaimana Tuhan memanggil dan mengutusnya kepada bangsa-bangsa lain, reaksi orang banyak berubah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 4) – Pergilah, Aku Akan Mengutus Engkau

Dalam kesaksiannya kepada orang banyak di Yerusalem, Paulus tidak hanya menceritakan pertobatannya di jalan menuju…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 3) – Sesuai Kehendak Tuhan

Masih melanjutkan pembahasan kemarin mengenai pertemuan Saulus [sebelum berubah nama menjadi Paulus] dan Ananias, apa…

6 days ago