Renungan Kitab Kejadian

Perenungan Kejadian 9 – Arti Pelangi bagi Kita

“Agar awan tebal dan hujan yang turun tidak menyebabkan kegentaran yang terus-menerus di dalam hati manusia, serta rasa takut akan datangnya air bah lagi, maka Tuhan telah memberikan kepada keluarga Nuh satu janji: ‘… sejak ini tidak ada yang hidup yang akan dilenyapkan oleh air bah lagi, dan tidak akan ada lagi air bah untuk memusnahkan bumi. Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi’ Kejadian 9:11, 13”

Patriarchs and Prophets 106.1

Betapa besar kasih Allah bagi orang berdosa sehingga membuat sebuah tanda perjanjian antara Dia dan manusia, yaitu pelangi yang indah.

“Allah bermaksud bahwa apabila anak-anak dari generasi mendatang menanyakan tentang pelangi yang indah yang terbentang di langit itu, maka orang tua mereka harus mengulangi kembali cerita tentang Air Bah dan menceritakan kepada mereka bahwa Yang Maha Tinggi telah menjadikan pelangi itu, dan menempatkannya di awan-awan sebagai satu jaminan bahwa air tidak lagi akan menutupi bumi ini. Jadi dari generasi ke generasi itu akan menyaksikan tentang kasih Allah kepada manusia, dan akan menguatkan kepercayaannya di dalam Tuhan.”

Patriarchs and Prophets 106.2

Di surga satu bentuk yang menyerupai sebuah pelangi mengelilingi takhta dan menaungi kepala Kristus. Nabi Yehezkiel berkata: Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN….” Yehezkiel 1:28

Rasul Yohanes berkata: … sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya.” (Wahyu 4:2-3)

“Apabila manusia oleh kejahatannya yang besar telah mengundang pehukuman ilahi, Juruselamat, yang menjadi perantara manusia dengan Allah Bapa, menunjukkan kepada pelangi di awan-awan, kepada pelangi di sekeliling tahta-Nya dan di atas kepala-Nya, sebagai satu tanda kemurahan Allah kepada orang berdosa yang bertobat.”

Patriarchs and Prophets 107.1

Jadi, saat ada saudara, teman, atau anak-anak kita bertanya mengenai arti pelangi, kita bisa menjelaskan dari kisah Nuh dan juga pelangi ini mengingatkan akan kasih serta kemurahan Allah bagi orang berdosa yang bertobat. Begitu juga saat kita melihat pelangi, ingatlah akan renungan singkat hari ini.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 19 (Bagian 2) – Hubungan dengan Kristus

Setelah menceritakan pekerjaan Roh Kudus di Efesus, Alkitab mencatat berbagai mukjizat yang Tuhan lakukan melalui…

10 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 19 (Bagian 1) – Kuasa yang Mengubahkan Hidup

Ketika tiba di Efesus, Paulus bertemu dengan beberapa murid dan mengajukan sebuah pertanyaan yang menarik:…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 4) – Hati yang Mau Diajar

Di bagian akhir Kisah Para Rasul 18, Alkitab memperkenalkan seorang bernama Apolos. Ia adalah orang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

5 days ago