Rumah Tangga

Seri Rumah Tangga – Memastikan Keselamatan Jiwa Anak

Banyak orang berkata bahwa anak adalah titipan dari Tuhan. Benarkah demikian?

Pernahkah kita dititipi sebuah barang oleh seseorang untuk dijaga atau dititipi binatang untuk dipelihara karena orang tersebut akan pergi untuk beberapa hari? Atau bahkan mungkin kita pernah dititipi seorang bayi.

Jika ada seseorang yang menitipkan sesuatu atau seekor atau seseorang kepada kita, pasti kita akan menjaganya dengan hati-hati, bukan?

Begitu juga dengan anak yang sudah dititipkan kepada kita.

“Pada hari penghakiman akhir, para ibu dan ayah… akan ditanya tentang apa yang telah mereka lakukan dan katakan untuk memastikan keselamatan jiwa-jiwa dari anak-anak yang menjadi tanggung jawab mereka karena telah membawanya ke dunia ini. Apakah mereka menelantarkan dombanya, dan menyerahkannya pada pengasuhan orang asing?… Kesejahteraan rohani keluargamu menjadi prioritas utama.”

Our Father Cares 36.2

Jadi adalah tugas dari para ibu dan ayah untuk memastikan keselamatan anak-anaknya. Bagaimana caranya? Dengan mendidiknya mulai dari kecil untuk takut akan Tuhan.

“Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.”

Amsal 22:6

Dan biarlah kita sebagai orangtua dapat berkata, “Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar dari pada mendengar, bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran.” (3 Yohanes 1:4)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 1 (Bagian 6) – Jangan Keraskan Hati

“Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran…

11 hours ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 5) – Ketika Hati Menjauh dari Allah

Roma 1:26–27 menunjukkan kepada kita akibat yang semakin jauh ketika manusia terus-menerus menolak Allah. Paulus…

1 day ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 4) – Menukar Kebenaran dengan Kebohongan

Setelah menjelaskan bagaimana manusia menolak Allah, Paulus menunjukkan akibat yang terjadi ketika manusia memilih untuk…

2 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 3) – Ketika Manusia Menolak Allah

Paulus kemudian membawa kita kepada sebuah kenyataan yang serius. “Sebab murka Allah nyata dari sorga…

3 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 2) – Tidak Malu terhadap Injil

Paulus melanjutkan suratnya kepada jemaat di Roma dengan mengungkapkan kerinduannya untuk mengunjungi mereka. Ia berkata,…

4 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 1) – Siapa Kita?

Paulus membuka suratnya kepada jemaat di Roma dengan memperkenalkan dirinya sebagai “… hamba Kristus Yesus,…

5 days ago