Renungan

Virus Corona Part 1 – Fakta Tentang Corona

Saat ini dunia sedang dihebohkan oleh virus corona. Faktanya, virus ini pertama kali ditemukan di Wuhan, China. Berita sebelumnya, virus ini ditemukan hanya di binatang, yaitu di pasar ikan dan hewan ternak. Berita selanjutnya mengatakan bahwa corona tidak ditularkan dari hewan ke manusia. Sementara beberapa waktu kemudian ditemukan gejala seperti pneumonia pada manusia dan mewabah. Akhirnya, pada bulan Desember 2019 temukan bahwa banyak warga di kota Wuhan terinfeksi oleh virus corona ini. Begitu banyak berita yang dapat kita baca, banyak informasi mengenai corona yang dapat kita temukan.

Pernahkah kita menyadari bahwa di zaman sekarang banyak masalah pada hewan, tetapi kita masih saja memakannya. Mari kita bayangkan pertama kali virus corona itu menginfeksi binatang, binatang itu mati dan seharusnya dimusnahkan dengan cara dibakar, dikubur, atau cara lainnya. Namun, pelaku usaha tidak mau rugi. Bisa saja yang dijual adalah daging binatang yang mati karena sakit itu atau daging binatang yang sebelumnya tertempel virus yang ada di udara, karena daging memang lebih mudah ditumbuhi banyak bakteri dan mikroorganisme lainnya termasuk virus.

Untuk itu, mari kita perhatikan nasihat ini: “Makanan daging tidak pernah menjadi makanan yang terbaik; dan penggunaannya sekarang ini semakin ditolak, karena adanya penyakit di dalam tubuh hewan-hewan itu yang kian meningkat. Mereka yang makan daging hanya sedikit mengetahui apa sebenarnya yang mereka makan. Sering jika mereka melihat binatang itu semasih hidup dan mengetahui kualitas daging yang mereka makan, pasti mereka akan meninggalkannya karena muak. Manusia terus-menerus memakan daging yang ditulari kuman TBC dan virus kanker. Dengan cara demikian penyakit TBC (tuberculosis), kanker, dan penyakit-penyakit berbahaya lainnya ditularkan.” (Membina Keluarga Sehat 284.5)

Walaupun nasihat ini dituliskan sekitar tahun 1870-1900 an, tetapi ini tidaklah usang. Fakta mengenai virus corona ini membuat kita sadar bahwa memang penyakit banyak ditemukan dari hewan, mulai dari flu burung H5N1, flu babi H1N1, corona, dan lainnya.

Marilah kita memperhatikan setiap apa yang kita makan. Dalam seri nutrisi kita dapat temukan bahwa makanan dari tumbuhan adalah makanan yang terbaik. Percayalah kepada firman Tuhan. Lukas 8:50 mengatakan, “Yesus mendengarnya dan berkata … : ‘Jangan takut, percaya saja, …’”

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

11 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 1) – Belajar Seperti Orang Berea

Dalam perjalanan pelayanannya, Paulus dan Silas tiba di Tesalonika lalu memberitakan Injil di rumah ibadat…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 16 (Bagian 4) – Pertolongan Tuhan Tidak Pernah Terlambat

Setelah gempa bumi terjadi dan kepala penjara bertobat, keadaan mulai berubah bagi Paulus dan Silas.…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 16 (Bagian 3) – Tetap Memuji Tuhan di Tengah Penderitaan

Setelah Tuhan membuka hati Lidia dan keluarganya menerima Injil, pelayanan Paulus dan Silas di Filipi…

5 days ago