Renungan

Sebuah Renungan dari Dokter Part 3 – Lewat Komitmen yang Konsisten

Bagaimana kita membangun kepercayaan kepada Tuhan? Lewat komitmen yang konsisten.

Apakah kalian tahu bahwa Tuhan kita adalah Tuhan yang konsisten?

Mari kita baca tulisan Daud di dalam Mazmur 37:25. Daud berkata, “Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti.” (Mazmur 37:25)

Di ayat ini Daud bersaksi tentang kesetiaan komitmen Tuhan atas hidupnya dan melalui ayat ini Tuhan mengajarkan keteladanan untuk belajar berkomitmen dengan setia.

Apa itu komitmen?

Menurut KBBI, Komitmen adalah perjanjian (keterikatan).

Berbicara mengenai janji, manusia sering ingkar janji bahkan kita juga seringkali menyesal saat menolong orang.

Lalu bagaimana dengan Tuhan?

“Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?”

Bilangan 23:19

Tuhan tidak akan ingkar janji; kesetiaan-Nya untuk selama-lamanya. Tuhan kita bukan seorang pendusta, Dia pasti menepati semua janji-Nya.

Jadi apa yang kita harus lakukan saat ini di tengah-tengah kekhawatiran hidup?

Peganglah firman Tuhan dengan sungguh-sungguh, karena ada satu hal yang Tuhan tidak bisa lakukan yaitu mengingkari janji-Nya.

Sebagai penutup, mari kita ingat!

Jika dahulu Tuhan kita yang hebat pernah menolong:

  • Daud melawan Goliat
  • Daniel di gua singa
  • Yosua melawan orang Amalek
  • Gideon menang melawan bangsa Midian ‘hanya’ dengan 300 prajurit

Maka Tuhan yang sama yang akan menolong saudara dan saya!

Bila saat ini kita sedang dalam masalah besar atau menghadapi badai pandemi Corona ini tetaplah tenang. Ingatlah selalu tokoh-tokoh di dalam Alkitab bagaimana Tuhan selalu menepati janji-Nya karena “bagi Allah tidak ada yang mustahil.”  (Lukas 1:37)

Kiranya kekuatan TUHAN yang hebat, damai sejahtera, dan sukacita menyertai kita semua. Amin.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

23 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 7) – Bersyukur di Tengah Badai

Sudah empat belas hari mereka terombang-ambing di tengah badai. Mereka hampir tidak makan karena rasa…

6 days ago