Renungan

Sebuah Renungan dari Dokter Part 2 – Pengalaman Pribadi

Anda tahu sales?

Sales adalah pekerjaan yang sering mempromosikan barang-barang dagangan tapi seringkali mereka sendiri tidak pernah menggunakan dan merasakannya.

Kehidupan kita juga sering seperti sales. Kita menjadi sales kerajaan Surga.

Apa maksudnya sales kerajaan Surga?

Orang yang sering berkhotbah tentang kerajaan Surga tanpa pernah memiliki dan merasakan pengalaman pribadi dengan pemilik Surganya!

Apakah kamu tahu? Pengalaman bersama dengan Tuhan ditentukan dengan seberapa dekat hubungan kita dengan-Nya.

Perhatikan ayat dibawah ini:

“Ia telah memperkenalkan jalan-jalan-Nya kepada Musa, perbuatan-perbuatan-Nya kepada orang Israel.”

Mazmur 103:7

Kepada Musa, Tuhan memperkenalkan jalan-Nya, yaitu apa yang Tuhan inginkan. Tetapi kenapa kepada bangsa Israel diperkenalkan perbuatan-Nya (mukjizat-mukjizat Tuhan)?

Karena orang Israel hanya ingin berkat-berkatnya saja, dan Tuhan tau itu bukan apa yang Tuhan mau.

Apa pelajaran yang didapat dari sini?

Janganlah kita hanya puas mencintai berkat-Nya saja, tapi kita harus mengerti apa keinginan Tuhan dan punya pengalaman pribadi dengan Tuhan seperti Musa.

Musa selalu bertanya apa yang Tuhan inginkan dan arah mana mereka harus berjalan dan disinilah letak ketergantungan Musa kepada Tuhan. Lewat pengalaman pribadinya dari hari ke hari bersama Tuhan. Musa turut dan setia.

Disini titik balik perubahan hidup saya, yaitu mengejar apa yang Tuhan mau. Meskipun susah karena bertentangan dengan keinginan daging di mana pergaulan saya sangat buruk tapi Tuhan memampukan. Meskipun banyak keraguan tapi dari hari ke hari saya melihat dan merasakan pertolongannya dan itu meyakinkan saya kalau saya tidak punya pilihan lain selain bergantung Pada-Nya.

Doa saya akhir-akhir ini adalah “Tuhan, Kau tahu cara menggunakanku dengan baik.”

Saya percaya kalau kita mempunyai hubungan pribadi dengan Tuhan setiap hari, maka kita akan mengerti rencana-Nya.

Kita tidak akan takut dengan penyakit apapun! Ingatlah bahwa “Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.” (Mazmur 46:2)

Sekali lagi kejarlah perkenanan Tuhan sebab orang yang berkenan dihadapan Tuhan pasti diberkati dan dilindungi!

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

22 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 7) – Bersyukur di Tengah Badai

Sudah empat belas hari mereka terombang-ambing di tengah badai. Mereka hampir tidak makan karena rasa…

6 days ago