Renungan

Tuhan P’liharakan

Shalom, selamat hari Sabat!

Apakah kalian tahu kisah dibalik lagu yang berjudul “Tuhan P’liharakan”?

Jika belum pernah, mari baca kisahnya dibawah ini.

Walter dan Civilla Martin adalah sepasang suami istri yang mendedikasikan hidupnya untuk bekerja bagi Tuhan, dimana mereka sangat aktif mengajar Alkitab dan menyampaikan pekabaran akan kasih Tuhan melalui pertemuan Alkitab dan KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani).

Suatu hari, saat sedang berada di sekolah Alkitab di Lestershire, New York, Walter mendapat telepon untuk berkhotbah di sebuah tempat yang cukup jauh dari tempat dimana mereka sedang berada sekarang ini.

Dan pada saat yang sama, tiba-tiba Civilla sakit dan membuatnya harus beristirahat total dan tidak dapat menemani suaminya pelayanan di tempat yang jauh itu.

Karena kepergian Martin untuk melayani ini memerlukan waktu yang cukup panjang, mulailah mereka berunding dan berencana untuk membatalkan pelayanan ini.

Namun, sementara mereka sedang berunding, anak laki-laki mereka yang masih kecil berkata, “Ayah, tidakkah engkau berpikir bahwa jika Tuhan mau untuk engkau berkhotbah dan melayani-Nya, Ia akan melindungi ibu selama engkau pergi?”

Iman dari anak mereka inilah yang akhirnya membulatkan iman Martin untuk pergi.

Dan kisah inilah yang memberikan Civilla sebuah inspirasi untuk menulis sebuah lirik lagu yang kita kenal dengan judul “Tuhan P’liharakan” yang berbunyi demikian:

Janganlah takut kesusahan, Tuhan p’liharakan
Pada Tuhan ada lindungan, Tuhan p’liharakan
Tetapkan hatimu, tentu Tuhan p’liharakan
P’liharakan kamu, sepanjang umurmu

Tak heran dikatakan, “Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.” (Mazmur 55:23)

Jika hari ini Anda sedang dalam suatu masalah, ingatlah terus bahwa selama ini Tuhan selalu memelihara dan menjaga kita.

Sudahkah kita mengucap syukur kepada Tuhan pada hari ini atas setiap pemeliharaan Tuhan kepada kita? Jika belum, marilah kita berdoa dan mengucap syukur sambil tetap percaya bahwa Tuhan akan selalu memelihara kita yang setia kepada-Nya.

Kiranya berkat Sabat menjadi bagian kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 19 (Bagian 1) – Kuasa yang Mengubahkan Hidup

Ketika tiba di Efesus, Paulus bertemu dengan beberapa murid dan mengajukan sebuah pertanyaan yang menarik:…

23 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 4) – Hati yang Mau Diajar

Di bagian akhir Kisah Para Rasul 18, Alkitab memperkenalkan seorang bernama Apolos. Ia adalah orang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

6 days ago