Renungan

Surat yang Hidup

Apakah surat bisa hidup? Bukankah surat itu benda mati?

Ya! Surat memang benda mati. Surat yang hidup adalah sebuah kiasan saja. Apa maksud dari surat yang hidup?

“Kamu adalah surat pujian kami yang tertulis dalam hati kami dan yang dikenal dan yang dapat dibaca oleh semua orang … yang ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup.”

2 Korintus 3:2-3

Artinya: “Perkataan, perbuatan, pakaian kita adalah khotbah yang hidup yang dilihat setiap hari, yang mendekatkan orang-orang kepada Kristus atau menjauhkan.” (Healthful Living 118.1)

Jadi, kita ini surat yang hidup yang bisa dibaca dan dilihat orang melalui perkataan dan perbuatan kita.

Ada banyak orang yang mungkin tidak pernah membaca atau mengenal Alkitab, atau orang yang tidak bisa membaca (tuna aksara atau buta huruf). Pertanyaannya, bagaimana mereka bisa tahu tentang kebenaran?

Mereka bisa mendengar khotbah yang ada di internet ataupun di media sosial dan tempat ibadah, tetapi ada khotbah terbaik yang bisa dilihat, didengar, dibaca oleh semua orang bahkan yang buta huruf sekalipun, yaitu melalui gaya hidup kita, perkataan, dan perbuatan kita.

Kiranya renungan pada pagi hari ini bisa mengingatkan kita bersama untuk selalu menjadi “surat Kristus yang hidup” di mana pun kita berada.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 5 (Bagian 4) – Bermegah dalam Pengharapan

Setelah mengatakan bahwa melalui Kristus kita memperoleh jalan masuk kepada kasih karunia, Paulus melanjutkan dalam…

25 minutes ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 3) – Jalan Masuk kepada Kasih Karunia

Setelah menjelaskan bahwa kita memiliki damai dengan Allah melalui Yesus Kristus, Paulus melanjutkan dalam Roma…

1 day ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 2) – Damai dengan Allah

Pada bagian sebelumnya, kita melihat bahwa kita dibenarkan karena iman. Sekarang Paulus melanjutkan dengan menunjukkan…

2 days ago

Perenungan Roma 5 (Bagian 1) – Dibenarkan karena Iman

Setelah menjelaskan tentang iman Abraham dalam Roma 4, Paulus melanjutkan dengan sebuah kesimpulan penting dalam…

3 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 6) – Hidup oleh Iman kepada Kristus

Paulus sudah menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan karena iman, bukan karena perbuatan. Ia percaya kepada janji…

4 days ago

Perenungan Roma 4 (Bagian 5) – Iman yang Diperhitungkan sebagai Kebenaran

Pengalaman Abraham bukan hanya untuk dikenang sebagai kisah masa lalu. Apa yang terjadi pada Abraham…

5 days ago