Renungan

Sudah Terlambat – Part 2

Kemarin kita sudah belajar untuk menyukai aturan Tuhan. Apa saja aturan Tuhan? Salah satunya adalah sepuluh perintah Tuhan (Keluaran 20:1-17).

Apa konsekuensi sebenarnya saat kita melanggar aturan atau hukum Tuhan? Sebelum menjawab konsekuensinya, mari kita baca terlebih dahulu melanggar hukum Tuhan itu disebut apa.

Firman Tuhan berkata, “Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah.” (1 Yohanes  3:4)

Jadi, jika kita melanggar hukum Tuhan, kita akan disebut orang yang berdosa. Lalu apa upah dosa? “Sebab upah dosa ialah maut…” (Roma 6:23). Jadi, konsekuensi jika kita melanggar hukum Tuhan adalah maut.

Apakah kita harus mati? Dan apakah kita sudah terlambat untuk bertobat? Belum terlambat! Karena kasih Tuhan begitu luar biasa sehingga Ia berjanji, “Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.” (1 Yohanes 1:9)

Memang upah dosa adalah maut, tetapi akuilah dosa kita maka Tuhan akan ampuni kita. Ayat upah dosa ialah maut tidak berhenti disitu, ayat tersebut melanjutkan, “…tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” (Roma 6:23)

Bersyukurlah kepada Tuhan karena kasih-Nya kepada kita. Marilah kita menyukai aturan Tuhan sehingga kita bisa berkata, “Lebih baik mati daripada tidak menghormati atau melanggar hukum Allah seharusnya menjadi prinsip kehidupan setiap orang Kristen.” (Testimonies for the Church Volume 5, 147.1)

Ingatlah! “Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat.” (1 Petrus 3:17)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 1 (Bagian 2) – Tidak Malu terhadap Injil

Paulus melanjutkan suratnya kepada jemaat di Roma dengan mengungkapkan kerinduannya untuk mengunjungi mereka. Ia berkata,…

22 hours ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 1) – Siapa Kita?

Paulus membuka suratnya kepada jemaat di Roma dengan memperkenalkan dirinya sebagai “… hamba Kristus Yesus,…

2 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 7) – Berbuahlah

Pada bagian sebelumnya, kita diingatkan untuk tidak menghabiskan waktu dalam pertengkaran dan perdebatan yang sia-sia.…

3 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 6) – Perdebatan

“Tetapi hindarilah persoalan yang dicari-cari dan yang bodoh, persoalan silsilah, percekcokan serta pertengkaran tentang hukum…

4 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 5) – Iman yang Menghasilkan Perbuatan Baik

Paulus menunjukkan hasil yang seharusnya terlihat dari kehidupan yang telah menerima kasih karunia itu, yaitu…

5 days ago

Perenungan Titus 3 (Bagian 4) – Awal dari Kehidupan Kekal

Keselamatan adalah pemberian kasih karunia. Namun, karya Allah tidak berhenti pada pengampunan. Allah juga memperbarui…

6 days ago