Renungan

Seri Misteri Kehidupan dan Kematian (Bagian 7) – Tuhan Menjemput

Halo! Apakah adik-adik tahu bahwa suatu kali nanti kita akan dijemput oleh Yesus lho! Percayakah kita?

Mungkin kita bertanya, bagaimana bisa Yesus menjemput kita jika kita sudah meninggal?

Jadi, pada waktu Yesus menjemput kita, untuk orang-orang yang mati dalam Kristus akan dibangkitkan. Nah, orang yang akan bangkit pada saat kedatangan Yesus yang kedua itu bukan orang yang sembarangan. Mereka adalah orang yang spesial. Mengapa spesial? Karena ketika mereka hidup mereka memiliki iman Yesus dan menuruti perintah Tuhan. 

Pertanyaan bagi kita, siapa yang mau menjadi umat Tuhan yang spesial? Tentu adik-adik mau bukan? Kakak juga ingin menjadi umat Tuhan yang special. Supaya di hari kedatangan Yesus yang kedua kita bisa sama-sama di jemput oleh Dia.

Sebab ada tertulis di dalam 1 Tesalonika 4:16-17, “Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.”

Apa pelajaran hari ini bagi kita semua? Pelajaran hari ini untuk kita adalah semua orang yang mati di dalam Tuhan akan bangkit ketika Tuhan Yesus datang. Selanjutnya, kita juga harus menjadi orang yang beriman sepenuhnya pada Yesus dan menuruti Firman-Nya sehingga kita bisa berkata seperti rasul paulus di dalam Filipi 1:21 “Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.”

Seri ini adalah seri terakhir dari kehidupan dan kematian, banyak hal yang telah kita pelajari. Kita sudah belajar bahwa orang yang mati, rohnya kembali kepada Tuhan, tidak ada roh gentayangan, jadi janganlah kita takut pada hantu/setan ataupun percaya bahwa roh orang yang mati masih bisa bergentayangan atau keliling-keliling. Lalu kita juga sudah belajar bahwa setiap orang akan mengalami kematian tetapi jika kita mati dengan beriman pada Tuhan Yesus maka kita akan dibangkitkan dan memperoleh hidup yang kekal.

Semoga seri kehidupan dan kematian ini boleh menjadi pelajaran yang baik bagi kita semua. Amin

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan 2 Korintus 8 – Tidak Menunggu Kaya untuk Memberi

Sering kali kita berkata, “Saat aku kaya, aku akan memberi lebih banyak.” Tapi jemaat Makedonia…

23 hours ago

Perenungan 2 Korintus 7 (Bagian 2) – Dukacita Dunia

Kemarin kita melihat dukacita yang membawa kepada keselamatan. Namun hari ini, kita akan melihat jenis…

2 days ago

Perenungan 2 Korintus 7 (Bagian 1) – Dukacita menurut Kehendak Allah

Pernahkah kita merasa sedih atau menyesal setelah melakukan kesalahan? Tidak semua kesedihan itu sama. Ada…

3 days ago

Perenungan 2 Korintus 6 – Berani Berbeda

Dunia mengajak kita ikut arusnya, tetapi Tuhan memanggil kita untuk hidup berbeda dari dunia. Mengikut…

4 days ago

Perenungan 2 Korintus 5 – Dicatat di Surga

Banyak orang hidup seolah-olah tidak ada pertanggungjawaban. Namun Alkitab mengingatkan bahwa setiap kita akan berdiri…

5 days ago

Perenungan 2 Korintus 4 (Bagian 2) – Ketika Semua Penderitaan Terlihat Kecil

Melanjutkan perenungan sebelumnya tentang “penderitaan yang ringan”, kita diajak melihatnya dari sudut pandang kekekalan—bukan dari…

1 week ago