Renungan

Seri Kesehatan – Nutrisi Part 1

Kita sering mendengar mengenai nutrisi. Tetapi apa itu nutrisi? Nutrisi merupakan suatu proses saat makhluk hidup memperoleh zat yang dapat memenuhi kebutuhan kehidupannya untuk melakukan aktivitas.

Buku Hidup yang Terbaik halaman 279 mengatakan, “Tubuh kita dibangun dari makanan yang kita makan.”

Makanan atau nutrisi itu akan membangun sistem energi dalam tubuh kita, sehingga kita dapat bergerak dan beraktivitas, membangun sel-sel baru, dan memperbaiki jaringan atau organ yang rusak.

“Ada saja senantiasa jaringan-jaringan tubuh yang rusak, setiap gerakan dari organ mencakup pemakaian bahan, dan pemakaian ini dipulihkan dengan makanan kita. Setiap organ tubuh memerlukan bagian dari gizi makanan.” 

Hidup yang Terbaik 279

Jadi tubuh kita memerlukan bahan yang cukup untuk memperbaiki seluruh kerusakan maupun bahan untuk mengubahnya menjadi energi.

“Otak harus diisi dengan porsinya; tulang, otot, dan urat saraf menuntut bagian mereka. Adalah suatu proses menakjubkan yang mengubah makanan menjadi darah dan menggunakan darah ini untuk membangun bagian tubuh; tetapi proses ini berlangsung terus menerus, mengisi setiap saraf, otot, dan jaringan dengan unsur kehidupan dan kekuatan.” 

Hidup yang Terbaik 279

Dari nasihat tersebut kita mengetahui bagaimana tubuh memerlukan nutrisi yang baik untuk berbagai organ. Itulah sebabnya penting bagi kita untuk memilih nutrisi yang baik. Sebaliknya, jika kita konsumsi makanan yang tidak bernutrisi, maka itu akan mengganggu proses pembangunan.

Jika kita ingin membangun sebuah rumah yang indah dan kuat, maka kita akan memilih bahan-bahan yang terbaik agar rumah itu tidak mudah roboh, rusak, bocor, dan lainnya. Begitu juga dengan tubuh kita. Tubuh kita memerlukan nutrisi yang terbaik agar tidak mudah ‘roboh dan bocor.’

“Dengan hikmat rumah didirikan, dengan kepandaian itu ditegakkan, dengan pengertian kamar-kamar diisi dengan bermacam-macam harta benda yang berharga dan menarik.”

Amsal 24:3-4

Marilah kita kita meminta hikmat dari Tuhan supaya kita dapat membangun rumah, yaitu tubuh kita, dengan baik sesuai dengan kehendak-Nya.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

5 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

5 days ago