Seri Pertobatan Saulus

Pertobatan Saulus Part 9 – Teman-Teman Saulus

Setelah “pertemuannya” dengan Tuhan di jalan menuju Damsyik, Saulus disuruh Tuhan untuk melanjutkan perjalanannya hingga ke dalam kota itu.

Kisah Para Rasul 9:6-8 mencatat, “’Tetapi bangunlah dan pergilah ke dalam kota, di sana akan dikatakan kepadamu, apa yang harus kauperbuat.’ Maka termangu-mangulah teman-temannya seperjalanan, karena mereka memang mendengar suara itu, tetapi tidak melihat seorang jugapun. Saulus bangun dan berdiri, lalu membuka matanya, tetapi ia tidak dapat melihat apa-apa; mereka harus menuntun dia masuk ke Damsyik.”

Mari sekarang kita fokus ke dalam kisah di mana Saulus tidak dapat melihat dan dituntun oleh teman-temannya ke Damsyik. Apa aplikasi rohani yang dapat kita ambil?

Di dalam kehidupan, kita mungkin ditempatkan Tuhan menjadi seperti teman-teman Saulus. Apa artinya?

Mungkin kita adalah orang-orang yang sudah mengenal kebenaran dan berjalan dalam kebenaran itu, dan kita mempunyai teman seperti Saulus, yaitu teman yang belum pernah mendengar kebenaran, atau teman yang sementara dalam proses mengenal kebenaran. Disitulah Tuhan mau menggunakan kita untuk menuntun mereka, membantu mereka mengenal kebenaran sejati.

Bagaimana caranya kita menuntun? 1 Timotius 4:12 mencatat, “… Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.”

Mari kita renungan, apakah dalam setiap aspek kehidupan kita sudah menjadi teladan yang baik? Teladan yang membawa teman-teman kita untuk lebih dekat kepada Tuhan, atau sebaliknya?

Jika selama ini kita belum menjadi teman yang baik yang menjadi teladan untuk menuntun teman-teman kita lebih dekat kepada Tuhan, mintalah kuasa Tuhan supaya Ia dapat menggunakan kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati.

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 9 (Bagian 2) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel…

15 hours ago

Perenungan Roma 9 (Bagian 1) – Hati yang Merindukan Keselamatan Orang Lain

“Sejak pertobatannya [Paulus], ia sangat rindu untuk menolong saudara-saudara sebangsanya agar memperoleh pemahaman yang jelas…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 14) – Tidak Ada yang Dapat Memisahkan Kita dari Kasih Allah

“Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 13) – Jika Allah di Pihak Kita

“… Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Kristus Yesus, yang telah…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 12) – Allah Menuntun Kita Menuju Kemuliaan

“Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka…

5 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 11) – Dibentuk Menjadi Serupa dengan Kristus

“Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa…

6 days ago