Renungan Kitab Zakharia

Perenungan Zakharia 6 – Martir

Di penglihatan Zakharia yang kedelapan ada empat kereta yang ditarik oleh empat kuda. Hari ini saya tertarik dengan kuda pertama, yaitu kuda merah.

Walter Veith menjelaskan di dalam videonya yang berjudul “Zechariah – Part 3” (Video bisa dilihat di tautan berikut ini: https://www.youtube.com/watch?v=daOYcG608JE&t=2s bahwa “Merah adalah warna pengorbanan, diasosiasikan dengan kemartiran.” (Walter Veith)

Menurut KBBI, Martir adalah orang yang rela menderita atau mati daripada menyerah karena mempertahankan agama atau kepercayaan; orang yang mati dalam memperjuangkan kebenaran agama.

Jadi, martir adalah orang yang rela mati demi kebenaran atau demi TUHAN.

Ada banyak tokoh martir di dalam Alkitab dan juga kisah martir lainnya. Ada beberapa yang kami sudah pernah bahas di “Seri Lebih Baik Mati” yang bisa didengarkan di: https://youtube.com/playlist?list=PLoCQDFwaCjCd0TOIMklYYXWwpF_qN09jH&si=iu-ih2z2pxV4bkEG

Jika hari ini kita dihadapkan pilihan untuk tetap setia kepada TUHAN walaupun akan mati atau kita berkompromi, manakah yang akan kita pilih? Ingatlah akan beberapa ayat dan kutipan di bawah ini:

“Lebih baik mati daripada tidak menghormati atau melanggar hukum Allah seharusnya menjadi prinsip kehidupan setiap orang Kristen.”

Testimonies for the Church, Vol. 5, 147.1

Kiranya renungan ini boleh menguatkan kita semua. Amin.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

5 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

5 days ago