Renungan Kitab Yosua

Perenungan Yosua 17 – Mengeluh

Apakah kita sering mengeluh? Pada kisah ini, bani Yusuf mengakui berkat Tuhan, tapi dalam kalimat yang sama mereka mengeluh.

Bani Yusuf mengeluh kepada Yosua bahwa bagian mereka terlalu sedikit karena mereka merasa layak mendapat lebih karena jumlah mereka banyak.

Bukankah ini juga sering terjadi di dalam kehidupan kita?

Sering kali kita sudah banyak diberkati, tetapi tetap merasa kurang. Kita mengakui bahwa Tuhan sudah memberkati, tetapi kita juga mengeluh bahwa berkat yang diberikan kurang banyak.

Jadi, marilah kita belajar untuk percaya pada Tuhan, menghargai dan bersyukur atas apa yang kita sudah miliki. Belajar sambil berjaga-jaga agar kita tidak mengeluh. Jika kita merasa akhir-akhir ini sering mengeluh, berdoalah dan memohon ampun pada Tuhan.

“Bersungut-sungut, mengeluh, dan amarah bukanlah buah dari prinsip-prinsip yang baik. Kamu perlu segera berdoa, karena kamu belum memperkuat sifat-sifat moral yang luhur dan mulia. Hal inilah harus kamu lakukan sekarang. Pekerjaan ini akan sulit, tetapi sangat penting.”

Testimonies for the Church Vol. 4, 347.1

Kiranya renungan ini boleh memberkati kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

12 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

6 days ago