Renungan Kitab Yosua

Perenungan Yosua 16 – Bahaya Tidak Menghalau Orang Kanaan

Pasal ini mencatat bagian tanah pusaka bagi suku Efraim, anak Yusuf. Secara sekilas, pasal ini tampak seperti catatan geografis biasa. Namun, di balik catatan batas-batas kota ini, ada kebenaran rohani yang bisa kita renungkan.

Mengapa ayat ini dicatatkan? Tentu saja karena ada pelajaran yang bisa kita ambil.

Pertama, Orang Kanaan tidak sepenuhnya diusir. Mereka dibiarkan tinggal dan dijadikan pekerja rodi. Mereka seharusnya mengusir orang Kanaan sampai tuntas, bukan mengalahkan sementara. Artinya, ini adalah ketidaktaatan.

Kedua, Orang Kanaan dicatat bahwa mereka “tetap tinggal” dan ini bukan bersifat tinggal sementara. Orang Israel membiarkan mereka menetap secara permanen, suatu bentuk kompromi yang dilarang Tuhan.

Mengapa tidak boleh tinggal? Karena bisa membuat mereka berdosa, menyesatkan mereka dan itu akan menjadi jerat serta duri bagi mereka. (baca Keluaran 23:33; Bilangan 33:55).

“Yesus sendiri tidak pernah membeli perdamaian melalui kompromi. Hati-Nya meluap dengan kasih bagi seluruh umat manusia, tetapi Dia tidak pernah berkompromi terhadap dosa-dosa mereka.”

The Desire of Ages 356.1

Ketiga, Mereka dijadikan pekerja rodi. Dari segi ekonomi, ini kelihatannya menguntungkan, tetapi ini juga menunjukkan bahwa Israel lebih memilih keuntungan ekonomi daripada menurut terhadap perintah Tuhan.

Jadi, “Dengan bersekutu dengan orang Kanaan, mereka secara langsung melanggar perintah Allah, dan dengan demikian gagal memenuhi syarat yang telah Dia janjikan untuk menempatkan mereka dalam kepemilikan Kanaan.” (Patriarchs and Prophets 543.2) 

Pelajaran ini juga menjadi pelajaran bagi kita, janganlah kita berkompromi dengan dosa sekecil apa pun. Dosa apa pun yang dibiarkan hidup akan terus tumbuh dan akhirnya menguasai diri kita. marilah kita belajar untuk menurut sepenuhnya pada perintah Tuhan.

Kiranya renungan ini boleh menjadi pelajaran bagi kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 2 (Bagian 1) – Jangan Menghakimi Orang Lain

Setelah dalam pasal sebelumnya Paulus menjelaskan tentang dosa dan keadaan manusia yang semakin jauh dari…

7 hours ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 6) – Jangan Keraskan Hati

“Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran…

1 day ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 5) – Ketika Hati Menjauh dari Allah

Roma 1:26–27 menunjukkan kepada kita akibat yang semakin jauh ketika manusia terus-menerus menolak Allah. Paulus…

2 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 4) – Menukar Kebenaran dengan Kebohongan

Setelah menjelaskan bagaimana manusia menolak Allah, Paulus menunjukkan akibat yang terjadi ketika manusia memilih untuk…

3 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 3) – Ketika Manusia Menolak Allah

Paulus kemudian membawa kita kepada sebuah kenyataan yang serius. “Sebab murka Allah nyata dari sorga…

4 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 2) – Tidak Malu terhadap Injil

Paulus melanjutkan suratnya kepada jemaat di Roma dengan mengungkapkan kerinduannya untuk mengunjungi mereka. Ia berkata,…

5 days ago