Renungan Kitab Yosua

Perenungan Yosua 11 – Koalisi Besar-besaran

Pasal ini menceritakan mengenai koalisi besar-besaran yang dipimpin oleh Yabin, raja Hazor, yang menyatukan banyak raja untuk melawan Israel (ay. 1-5). Pasukan mereka “sebanyak pasir di tepi laut” dan dilengkapi banyak kuda dan kereta (ay. 4), ini adalah kekuatan militer yang jauh lebih unggul dibanding Israel. Namun justru di tengah ancaman terbesar inilah Allah kembali menunjukkan bahwa Dialah yang memimpin peperangan.

Allah menjanjikan kemenangan kepada Yosua. Dengan strategi ilahi (untuk melumpuhkan kuda dan membakar kereta perang), Israel mencapai kemenangan mutlak.

Mereka melakukan seperti yang diperintahkan Tuhan. Bagaimana hasilnya?

Pada akhirnya mereka bisa menang “… karena Tuhan, Allah Israel, berperang untuk Israel.” (Patriarchs and Prophets 510.1)

Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari kisah ini?

Kemenangan Israel bukan karena kekuatan mereka, tetapi karena Allah yang berperang bagi mereka. Begitu juga dengan kita saat ini, ketika ada “musuh” yang lebih kuat (entah itu dosa, godaan, atau tekanan hidup), percayalah bahwa kita bisa menang ketika kita bergantung pada Tuhan.

Mereka dikalahkan bukan oleh keperkasaan orang Israel, melainkan oleh kuasa Allah. Sebab yang berperang untuk mereka ialah Tuhan, Allah Israel.

Jadi, janganlah kita bergantung pada kekuatan, status, kekayaan, atau “alat dunia” tetapi pada Allah.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

14 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

6 days ago