Renungan Kitab Yesaya

Perenungan Yesaya 63 – Apa yang Kita Katakan?

Ketika kita bercakap-cakap dengan orang lain, percakapan apa yang keluar dari lidah kita? Mungkin jawaban dari masing-masing kita berbeda, tetapi mari kita baca apa yang dituliskan oleh pena inspirasi.

“Terlalu sedikit percakapan di kalangan umat Kristen yang berhubungan dengan pasal-pasal yang indah dalam pengalaman mereka itu. Pekerjaan Tuhan ditimpangkan dan Allah tidak dihormati karena penyalahgunaan talenta berbicara. Kecemburuan, prasangka jahat, dan keegoisan disimpan dalam hati, dan perkataan tersebut menunjukkan kerusakan batin.”

Messages to Young People 424.1

“Pikiran yang jahat dan ucapan yang jahat dimanjakan oleh banyak orang yang menyebutkan Nama Kristus. Orang-orang ini jarang sekali menyebutkan kebaikan, kemurahan, dan kasih Allah, yang dinyatakan dalam memberikan Anak-Nya bagi dunia. Hal ini telah Dia lakukan bagi kita, dan bukankah seharusnya kita menyatakan kasih dan rasa syukur?”

Messages to Young People 424.1

“Jika kita benar-benar mengasihi Kristus, kita akan memuliakan Dia melalui perkataan kita. Orang-orang yang tidak beriman sering kali diyakinkan ketika mereka mendengarkan kata-kata pujian dan rasa syukur yang murni kepada Tuhan.”

Messages to Young People 424.1

Itulah sebabnya Yesaya mencatat, “Aku hendak menyebut-nyebut perbuatan kasih setia TUHAN, perbuatan TUHAN yang masyhur, sesuai dengan segala yang dilakukan TUHAN kepada kita, dan kebajikan yang besar kepada kaum Israel yang dilakukan-Nya kepada mereka sesuai dengan kasih sayang-Nya dan sesuai dengan kasih setia-Nya yang besar.” (Yesaya 63:7)

Jadi, marilah kita perbanyak untuk menceritakan perbuatan kasih setia Tuhan kepada banyak orang karena “Teladan dan tingkah laku serta kata-kata orang Kristen hendaknya membangkitkan keinginan orang berdosa untuk datang ke Sumber Kehidupan.” (Messages to Young People 424.2)

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 4) – Kuatkan Hatimu

Setelah perdebatan yang sengit di Mahkamah Agama, keadaan Paulus masih jauh dari aman. Ia ditolak…

6 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 3) – Pengharapan Kebangkitan

Sebelum melanjutkan pembahasan kisah ini, kita sedikit membahas mengenai kebangkitan. “Sebab orang-orang Saduki mengatakan, bahwa…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 2) – Hikmat di Tengah Tekanan

Setelah dihadapkan kepada Mahkamah Agama, Paulus mendapati dirinya berada di tengah situasi yang sangat sulit.…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 1) – Hati Nurani yang Bersih

Setelah ditangkap di Yerusalem, Paulus akhirnya dihadapkan kepada Mahkamah Agama Yahudi untuk memberikan pembelaan atas…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 6) – Menggunakan Hak dengan Bijaksana

Setelah orang banyak menolak kesaksian Paulus, kepala pasukan Romawi memerintahkan agar Paulus diperiksa dengan cambuk…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 5) – Tetap Setia Meski Ditolak

Ketika Paulus menceritakan bagaimana Tuhan memanggil dan mengutusnya kepada bangsa-bangsa lain, reaksi orang banyak berubah…

5 days ago