Renungan Kitab Yesaya

Perenungan Yesaya 39 – Apa yang dilihat teman dan kenalan Anda di rumah Anda?

Ingat pasal sebelumnya ada kisah Hizkia disembuhkan. Lalu apa yang terjadi selanjutnya? Bacalah keseluruhan kisah ini agar bisa mengerti alur ceritanya dan apa yang terjadi. Kisah lainnya dicatatkan di 2 Raja-raja 20 dan 2 Tawarikh 32:24-33. Silakan dibaca untuk dijadikan referensi renungan kita hari ini.

Kisah singkatnya adalah Raja Hizkia yang akan mati akhirnya sembuh dan umurnya diperpanjang 15 tahun lagi. Ada tanda yang Tuhan berikan untuk kesembuhan Hizkia, yaitu bayang-bayang mundur 10 tapak. Lalu apa yang terjadi selanjutnya?

Utusan atau duta dari Babel datang berkunjung “… untuk menanyakan tentang tanda ajaib yang telah terjadi di negeri ….” (2 Tawarikh 32:31) tetapi, ketika mereka datang, Hizkia malah menunjukkan semua yang ada di istananya ketimbang ia memberikan kesaksian kebaikan dan kemurahan Allah.

“Kunjungan para duta besar ke Hizkia merupakan suatu ujian rasa syukur dan pengabdiannya. . . . Seandainya Hizkia meningkatkan kesempatan yang diberikan kepadanya untuk memberikan kesaksian tentang kuasa, kebaikan, belas kasihan, dari Allah Israel, laporan para duta besar akan menjadi seperti terang yang menembus kegelapan. Namun dia meninggikan dirinya melebihi Tuhan semesta alam. Dia ‘tidak berterima kasih atas kebaikan yang ditunjukkan kepadanya, karena ia menjadi angkuh.’” [dikutip dari 2 Tawarikh 32:25]

Conflict and Courage 241.2

Pena inspirasi menasihati kita sehubungan dengan kisah ini. Mari kita sama-sama baca kutipan di bawah ini:

“Apa yang dilihat teman dan kenalan Anda di rumah Anda? Apakah Anda, gantinya menyingkapkan harta anugerah Kristus, malah memperlihatkan hal-hal yang akan binasa jika digunakan? Atau apakah Anda, kepada orang-orang yang berhubungan dengan Anda, menyampaikan pemikiran baru mengenai karakter dan karya Kristus? . . . Oh, semoga mereka yang kepadanya Tuhan telah melakukan hal-hal menakjubkan akan memuji-Nya, dan menceritakan perbuatan-perbuatan besar-Nya. Namun betapa seringnya orang-orang yang mana mereka Tuhan bekerja bagi mereka seperti Hizkia–lupa akan Sang Pemberi segala berkat.”

Conflict and Courage 241.5

Bagaimana dengan kita? Jawablah dalam hati kita masing-masing.

Kiranya renungan ini boleh mengingatkan kita semua untuk lebih meninggikan Tuhan serta menceritakan kebaikan-Nya ketika bertemu dengan kenalan atau orang lain.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 2 (Bagian 2) – Allah Menghakimi dengan Adil

Setelah mengingatkan kita untuk tidak menghakimi orang lain, Paulus mengarahkan perhatian kita kepada satu hal…

11 hours ago

Perenungan Roma 2 (Bagian 1) – Jangan Menghakimi Orang Lain

Setelah dalam pasal sebelumnya Paulus menjelaskan tentang dosa dan keadaan manusia yang semakin jauh dari…

1 day ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 6) – Jangan Keraskan Hati

“Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran…

2 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 5) – Ketika Hati Menjauh dari Allah

Roma 1:26–27 menunjukkan kepada kita akibat yang semakin jauh ketika manusia terus-menerus menolak Allah. Paulus…

3 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 4) – Menukar Kebenaran dengan Kebohongan

Setelah menjelaskan bagaimana manusia menolak Allah, Paulus menunjukkan akibat yang terjadi ketika manusia memilih untuk…

4 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 3) – Ketika Manusia Menolak Allah

Paulus kemudian membawa kita kepada sebuah kenyataan yang serius. “Sebab murka Allah nyata dari sorga…

5 days ago