Renungan Kitab Yesaya

Perenungan Yesaya 38 – Keadaan Orang Mati

Apakah orang yang sudah mati bisa merasakan sakit, sedih, dan memiliki ingatan? Apakah mereka bisa bersyukur?

Alkitab berkata, “Karena orang-orang yang hidup tahu bahwa mereka akan mati, tetapi orang yang mati tak tahu apa-apa, tak ada upah lagi bagi mereka, bahkan kenangan kepada mereka sudah lenyap.” (Pengkhotbah 9:5)

Jadi orang yang mati tidak tahu apa-apa lagi. Kita perlu berhati-hati dengan ajaran bahwa orang yang sudah mati bisa memuji Tuhan atau merasakan sakit, dan lain-lain.

Lalu apa hubungan dengan bacaan kita hari ini? Bacalah secara keseluruhan kisah raja Hizkia, tetapi saya hanya akan fokus di ayat 18-19. Sebelum ke ayat tersebut, kita perlu tahu sekilas kisahnya.

Hizkia dinyatakan akan mati dan tidak akan sembuh, tetapi akhirnya umurnya diperpanjang lima belas tahun.

Dan “… sebagai jawaban kepada doanya, raja yang tahu berterima kasih itu memberikan pujian penghormatan kepada rahmat-Nya yang besar. Dalam nyanyian berikut ini ia menyatakan mengapa ia bersukacita: ‘Sebab dunia orang mati tidak dapat mengucap syukur kepada-Mu dan maut tidak dapat memuji-muji Engkau; orang-orang yang turun ke liang kubur tidak menanti-nanti akan kesetiaan-Mu. Tetapi hanyalah orang yang hidup, dialah yang mengucap syukur kepada-Mu, seperti aku pada hari ini.’ Yesaya 38:18, 19.” (The Great Controversy 546.1)

Selain Hizkia, Pemazmur juga menyetujui kesaksian itu melalui apa yang ia tuliskan di dalam kitab Mazmur. Mari kita sama-sama membacanya.

Jadi, ingatlah bahwa orang mati tidak tahu apa-apa. Dan selama kita masih hidup saat ini, maka mengucap syukurlah dalam segala hal.

Kiranya renungan ini boleh memberkati kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 2 (Bagian 2) – Allah Menghakimi dengan Adil

Setelah mengingatkan kita untuk tidak menghakimi orang lain, Paulus mengarahkan perhatian kita kepada satu hal…

10 hours ago

Perenungan Roma 2 (Bagian 1) – Jangan Menghakimi Orang Lain

Setelah dalam pasal sebelumnya Paulus menjelaskan tentang dosa dan keadaan manusia yang semakin jauh dari…

1 day ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 6) – Jangan Keraskan Hati

“Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran…

2 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 5) – Ketika Hati Menjauh dari Allah

Roma 1:26–27 menunjukkan kepada kita akibat yang semakin jauh ketika manusia terus-menerus menolak Allah. Paulus…

3 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 4) – Menukar Kebenaran dengan Kebohongan

Setelah menjelaskan bagaimana manusia menolak Allah, Paulus menunjukkan akibat yang terjadi ketika manusia memilih untuk…

4 days ago

Perenungan Roma 1 (Bagian 3) – Ketika Manusia Menolak Allah

Paulus kemudian membawa kita kepada sebuah kenyataan yang serius. “Sebab murka Allah nyata dari sorga…

5 days ago