Renungan Kitab Yeremia

Perenungan Yeremia 40 – Pilihan

Kemarin kita sudah membaca mengenai kejatuhan Yerusalem. Sebagian besar penduduk dibuang ke Babel, tetapi Yeremia mendapatkan perlakuan khusus dari penjajah Babel. Dia dibebaskan dan diberi pilihan: pergi ke Babel dengan jaminan keamanan, atau tinggal di tanah Yehuda dengan umat yang tersisa.

Apa pilihan Yeremia? Jika ia memilih untuk pergi ke Babel berarti hidupnya akan terjamin dan terpelihara. Jika ia memilih tinggal di Yehuda berarti ia akan menghadapi ketidakpastian.

Pilihan Yeremia dicatat di ayat 6, “Jadi pergilah Yeremia kepada Gedalya bin Ahikam di Mizpa, dan diam bersama-sama dengan dia di tengah-tengah rakyat yang masih tinggal di negeri itu.” (Yeremia 40:6)

Jadi Yeremia memilih untuk tetap tinggal di Yehuda. Lalu pelajaran apa yang bisa kita dapat? Saya secara pribadi merenungkan kisah ini dan belajar satu hal yang bisa kita aplikasikan dalam kehidupan kita.

Hidup itu penuh pilihan dan apa pun yang kita pilih, kita harus menyadari bahwa ada konsekuensi yang akan kita tanggung. Jadi pilihlah dengan bijak dan jangan lupa untuk berdoa dan bertanya kepada Tuhan untuk setiap pilihan yang kita ambil.

Hidupmu adalah hasil dari pilihanmu. Pastikan setiap pilihanmu disertai doa, bukan sekadar keinginan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 3) – Ketika Tuhan Menggagalkan Rencana Manusia

Ketika pelayanan Paulus di Korintus semakin berkembang, orang-orang Yahudi yang menolak Injil mulai melawan Paulus.…

23 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 2) – Jangan Diam

Di Korintus, pelayanan Paulus tidak selalu berjalan mudah. Ketika ia memberitakan Injil, sebagian orang mulai…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 18 (Bagian 1) – Menjadi Saksi

Setelah meninggalkan Atena, Paulus tiba di Korintus. Di sana ia bertemu dengan sepasang suami istri,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 4) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Setelah Paulus menjelaskan tentang Allah yang benar di Atena, ia mulai berbicara tentang pertobatan dan…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 3) – Religius Belum Tentu Mengenal Tuhan

Setelah meninggalkan Berea, Paulus tiba di Atena, sebuah kota yang penuh dengan filsafat, budaya, dan…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 17 (Bagian 2) – Kebenaran Tidak Dapat Dihentikan

Setelah banyak orang di Berea menerima firman Tuhan, kabar itu sampai kepada orang-orang Yahudi di…

6 days ago