Renungan Kitab Yeremia

Perenungan Yeremia 3 – Kembalilah

Baca atau dengarkan pasal ini karena pasal ini bukan hanya ditujukan bagi Israel kuno, tetapi juga bagi umat Allah zaman sekarang.

“Silakan baca pasal ketiga [dari kitab Yeremia]. Pasal ini adalah pelajaran bagi Israel modern. Hendaknya semua orang yang mengaku sebagai anak-anak Allah memahami bahwa Dia tidak akan berkompromi dengan dosa-dosa mereka, sama seperti Dia tidak akan berkompromi dengan dosa-dosa Israel kuno. Allah membenci kecenderungan berbuat salah yang diwariskan dan yang dibiasakan.”

The SDA Bible Commentary, Vol. 4, 1154.9

Walaupun Allah membenci dosa, tetapi Ia mengasihi pendosa. Sekalipun umat Israel jatuh berkali-kali, Allah tetap membuka pintu pertobatan. Kasih setia-Nya tidak pernah berubah. Kita pun sering jatuh dalam dosa, namun Tuhan memanggil kita: “Kembalilah kepada-Ku.”

Jika kita membaca pasal ini, setidaknya ada 3 kali ajakan untuk “kembali” (ayat 12, 14, dan 22)

Ini adalah panggilan penuh kasih dari Allah bagi umat-Nya yang sudah jauh dari-Nya. Sekalipun Israel jatuh ke dalam penyembahan berhala dan ketidaktaatan, Allah tidak menutup jalan pulang. Justru Ia berjanji untuk menyembuhkan mereka dari kemurtadan.

Oleh karena itu, jika hari ini kita berbuat dosa, datanglah kepada Allah untuk memohon pengampunan, percayalah bahwa Ia akan selalu membuka jalan untuk kita kembali kepada jalan yang benar. Panggilan untuk kembali tetap berlaku bagi kita saat ini.

Kiranya renungan ini boleh memberkati kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

7 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

5 days ago