Renungan Kitab Yeremia

Perenungan Yeremia 21 – Hidup adalah Pilihan

“Allah menghadapkan manusia pada hidup dan mati. Dia bisa memilih. Banyak yang menginginkan hidup, tetapi masih terus berjalan di jalan yang lebar. Mereka memilih untuk memberontak terhadap pemerintahan Allah, terlepas dari belas kasihan dan belas kasih-Nya yang besar dalam memberikan Putra-Nya untuk mati bagi mereka. Mereka yang tidak memilih untuk menerima keselamatan yang telah dibeli dengan begitu mahal, harus dihukum.”

Early Writings 221.1

Setiap hari adalah kesempatan untuk memilih: hidup dalam Kristus, atau mati tanpa Dia.

Tuhan selalu memberi pilihan. Jalan ketaatan mungkin terlihat berat, tetapi di sanalah ada hidup dan damai sejahtera. Jangan sampai kita hanya menginginkan hidup, tetapi masih terus melangkah di jalan yang lebar menuju kebinasaan.

Tak heran banyak orang yang ingin hidup, tapi sedikit yang memilih jalan-Nya.

Ingatlah bahwa keselamatan sudah disediakan dengan harga yang tak ternilai, yaitu darah Kristus sendiri. Maka, jangan sia-siakan anugerah itu.

Hari ini, mari memilih dengan sungguh-sungguh untuk hidup di jalan yang sempit bersama Yesus. Memang tidak mudah, tetapi di situlah ada sukacita sejati, damai yang kekal, dan janji hidup yang kekal.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 2) – Lebih Berharga daripada Jabatan

“Sebab sebagai pengatur rumah Allah seorang penilik jemaat harus tidak bercacat...” Titus 1:7 Ketika Paulus…

9 hours ago

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago