Renungan Kitab Yeremia

Perenungan Yeremia 14 – Melupakan Allah

Pasal ini menggambarkan keadaan yang sangat menyedihkan: tanah Yehuda mengalami kekeringan yang parah. Tidak ada air sehingga manusia dan hewan menderita, dan bangsa itu meratap. Yeremia berdoa, memohon belas kasihan Allah, namun Tuhan menjawab dengan keras: dosa bangsa itu begitu berat sehingga Ia tidak akan mendengarkan doa mereka, bahkan melarang Yeremia untuk berdoa bagi mereka.

“Saya diarahkan ke Yesaya 58:1-15; Yeremia 14:10-12, sebagai gambaran tentang keadaan bangsa kita saat ini. Bangsa ini telah meninggalkan dan melupakan Allah. Mereka telah memilih allah-allah lain dan mengikuti jalan hidup mereka sendiri yang rusak sampai Allah berpaling dari mereka. Penduduk bumi telah menginjak-injak hukum Allah dan melanggar perjanjian-Nya yang kekal.”

Testimonies for the Church, Vol. 1, 355.2

Dunia saat ini semakin menjauh dari Tuhan. Banyak orang menganggap hukum-Nya tidak penting dan hidup menurut kehendak mereka sendiri. Mereka mencari allah lain (harta, kuasa, kesenangan, atau ambisi pribadi) dan melupakan Sang Pencipta. Oleh karena itu, janganlah memilih allah lain, tetapi pilihlah Allah Pencipta.

Jika hari ini kita juga semakin menjauh dan melupakan Tuhan, berdoalah meminta ampun dan jadilah pelaku firman. Kiranya kita bisa hidup seturut dengan kehendak Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

11 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

5 days ago