Renungan Kitab Ulangan

Perenungan Ulangan 26 – Persepuluhan Kedua Tahun Ketiga

Pasal ini berbicara mengenai persembahan hasil pertama, persembahan persepuluhan tahun ketiga dan penegasan perjanjian antara Tuhan dan umat-Nya. Baca atau dengarkan lengkapnya di pasal ini.

Hari ini kita akan membahas ayat 12. Renungan hari ini panjang, jadi siapkan waktu lebih lama untuk membaca dan merenungkannya.

Mari kita baca penjelasan dari pena inspirasi mengenai persepuluhan pertama, persepuluhan kedua, dan khususnya persepuluhan kedua tahun ketiga.

Untuk mendorong berkumpulnya orang-orang dalam rangka pelayanan keagamaan, serta untuk memenuhi kebutuhan orang miskin, persepuluhan kedua dari seluruh hasil panen diwajibkan. Mengenai persepuluhan pertama, Tuhan telah berfirman, “Mengenai bani Lewi, sesungguhnya Aku berikan kepada mereka segala persembahan persepuluhan di antara orang Israel.” Bilangan 18:21. Tetapi, mengenai persepuluhan kedua, Ia memerintahkan, “Engkau harus makan di hadapan TUHAN, Allahmu, di tempat yang akan dipilih-Nya untuk membuat nama-Nya diam di sana, yakni persepuluhan dari gandummu, dari anggurmu dan dari minyakmu, dan dari anak sulung lembu sapimu dan kambing dombamu, supaya engkau belajar takut akan TUHAN, Allahmu, senantiasa.” Ulangan 14:23, 29; 16:11-14. Persepuluhan ini, atau yang setara dengan itu dalam bentuk uang, harus mereka bawa selama dua tahun ke tempat di mana tempat kudus didirikan. Setelah mempersembahkan persembahan syukur kepada Allah, dan sebagian tertentu kepada imam, para pemberi persembahan harus menggunakan sisanya untuk upacara keagamaan, di mana orang Lewi, orang asing, yatim piatu, dan janda harus mengambil bagian. Dengan demikian, persembahan syukur dan perayaan pada perayaan tahunan pun dipersiapkan, dan orang banyak ditarik kepada pertemuan dengan imam-imam dan orang Lewi, agar mereka dapat menerima pengajaran serta dorongan dalam pelayanan kepada Tuhan.

Patriarchs and Prophets 530.1

“Namun, setiap tahun yang ketiga, persepuluhan kedua ini harus digunakan di rumah, untuk menjamu orang Lewi dan orang miskin, seperti yang dikatakan Musa, ‘supaya mereka dapat makan di dalam tempatmu dan menjadi kenyang.’ Ulangan 26:12. Persepuluhan ini akan menyediakan dana untuk maksud-maksud sosial dan kebajikan.”

Patriarchs and Prophets 530.2

“Pada zaman itu, sebagaimana halnya sekarang ini, ada orang-orang yang menjadi korban kemalangan, sakit, dan kehilangan harta benda; namun selama mereka mengikuti petunjuk-petunjuk yang telah diberikan oleh Allah, tidak akan ada peminta-minta di antara mereka, ataupun orang-orang yang kekurangan makanan.”

Patriarchs and Prophets 530.3

Jadi hari ini kita diingatkan bahwa memberi adalah salah satu cara umat menunjukkan bahwa mereka hidup taat dan peduli kepada sesama. Ketika kita diberkati, jangan hanya kita simpan untuk diri sendiri, tetapi berbagilah dengan sesama karena itu adalah bentuk ketaatan yang menyenangkan hati Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

 

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 5 – Kepura-puraan

Apakah mungkin seseorang terlihat rohani di luar, tetapi sebenarnya tidak jujur di hadapan Tuhan? Pasal…

17 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 4 – Tidak Pernah bisa Dibungkam

“Di segala zaman, saksi-saksi yang ditunjuk Allah telah membiarkan diri mereka dicela dan dianiaya demi…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 3 – Kuasa di Dalam Nama Yesus

“Dan karena kepercayaan dalam Nama Yesus, maka Nama itu telah menguatkan orang yang kamu lihat…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 2 – Ketika Roh Allah Menguasai Hati

Pada hari Pentakosta, sesuatu yang luar biasa terjadi. Murid-murid yang sebelumnya takut, ragu, dan bersembunyi—tiba-tiba…

6 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 1 – Kuasa untuk Bersaksi

“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan…

7 days ago

Perenungan 2 Korintus 13 – Ujilah Dirimu

Di bagian penutup suratnya, Rasul Paulus memberikan pesan yang sangat tegas sekaligus penuh kasih kepada…

1 week ago