Renungan Kitab Pengkhotbah

Perenungan Pengkhotbah 4 – Ibadah Bukan Rutinitas

Ketika kita disuruh untuk menjaga langkah kita, artinya kita harus memperhatikan kaki kita ketika datang ke rumah Allah. Kita diminta untuk datang dengan sadar, hormat, dan juga mempersiapkan hati kita.

Ingatlah bahwa ibadah bukan rutinitas. Bukan sekadar hadir secara fisik, tetapi Tuhan memperhatikan sikap kita.

Oleh karena itu, datanglah ke rumah Tuhan dengan hati yang siap dibentuk. Kurangi berbicara, perbanyak mendengar apa yang ingin Tuhan sampaikan pada kita. Dan mulailah ibadah dengan sikap hormat dan penuh dengan kerendahan hati.

Sebelum melangkah ke rumah Tuhan, tanyakan pada diri sendiri dua hal.

Pertama, “Apakah saya datang untuk berbicara, bergosip dengan teman-teman, ataukah untuk mendengar suara Tuhan?”

Kedua, “Apakah saya datang ibadah hanya ingin terlihat rohani, atau sungguh-sungguh ingin diubahkan?”

Kedua hal tersebut biarlah kita jawab dalam hati kita masing-masing.

Kiranya renungan ini boleh membuat kita merenungkan apa tujuan kita ketika datang beribadah dan untuk memperhatikan setiap langkah kita.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Titus 1 (Bagian 1) – Janji Allah Tidak Pernah Gagal

“dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal yang sebelum permulaan zaman sudah dijanjikan oleh Allah…

19 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 8) – Injil Tidak Dapat Dipenjarakan

Kitab Kisah Para Rasul ditutup dengan sebuah pemandangan yang sederhana, tetapi penuh makna. Paulus memang…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

6 days ago