Renungan Kitab Mazmur

Perenungan Mazmur 46 – Nyanyian Kemenangan Saat Kedatangan Yesus

Mazmur pasal 46 ini adalah nyanyian kemenangan dan juga akan memotivasi kita untuk tetap berharap dan percaya kepada Allah karena kuasa dan pemeliharaan-Nya di dalam kehidupan kita.

Mengapa judul kita hari ini adalah nyanyian kemenangan saat kedatangan Yesus? Karena pena inspirasi mencatatnya di dalam dua paragraf di bawah ini:

“Melalui celah di awan-awan pada akhir zaman, ketika umat Allah dibebaskan, ada sinar bintang yang kecemerlangannya meningkat empat kali lipat berbeda dengan kegelapan. Itu berbicara tentang harapan dan sukacita bagi orang yang setia, tetapi kekerasan dan murka bagi para pelanggar hukum Allah. Mereka yang telah mengorbankan segalanya untuk Kristus sekarang aman, tersembunyi seperti dalam rahasia paviliun Tuhan. Mereka telah diuji, dan di hadapan dunia dan para pembenci kebenaran mereka telah menunjukkan kesetiaan mereka kepada Dia yang telah mati bagi mereka.

The Voice in Speech and Song 462.2

Suatu perubahan yang luar biasa telah terjadi pada mereka yang memegang teguh integritas mereka dalam menghadapi kematian. Mereka tiba-tiba dibebaskan dari tirani manusia yang gelap dan mengerikan yang menjelma menjadi setan. Wajah mereka, yang akhir-akhir ini pucat, gelisah, dan lesu, kini bersinar dengan kekaguman, iman, dan kasih. Suara mereka diangkat dalam nyanyian kemenangan: Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut; sekalipun ribut dan berbuih airnya, sekalipun gunung-gunung goyang oleh geloranya’ Mazmur 46:2-4.”

The Voice in Speech and Song 462.3

Jadi, janganlah kita takut untuk tetap setia memegang kebenaran sampai akhir hidup kita karena ada harapan dan sukacita bagi orang yang setia. Dan kita akan menyanyikan nyanyian kemenangan seperti yang dicatat di dalam Mazmur 46:2-4 untuk versi TB dan versi lainnya di ayat 1-3.

Kiranya renungan kita pada hari ini boleh menguatkan kita semua.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 6) – Dari Kegelapan kepada Terang

Setelah menjelaskan bahwa Tuhan memanggilnya menjadi pelayan dan saksi, Paulus diutus ke bangsa lain dengan…

21 minutes ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 5) – Kesaksian Paling Kuat

Setelah menegur Paulus dengan kata-kata, "Sukar bagimu menendang ke galah rangsang," Yesus tidak berhenti sampai…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 4) – Sukar Menendang ke Galah Rangsang

Kemarin kita sudah membahas “Mengapa engkau menganiaya Aku?” dan hari ini kita akan membahas ungkapan…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 3) – Mengapa Engkau Menganiaya Aku?

Di hadapan Raja Agripa, Paulus melanjutkan kesaksiannya tentang peristiwa yang mengubah seluruh hidupnya. Dalam perjalanan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 2) – Kuasa Tuhan yang Mengubahkan

Di hadapan Raja Agripa, Paulus mulai menceritakan kehidupannya sebelum bertobat. Ia menjelaskan bahwa dahulu ia…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 26 (Bagian 1) – Kesempatan untuk Bersaksi

Setelah berbagai tuduhan dan persidangan yang dialaminya, Paulus kini berdiri di hadapan Raja Agripa, Bernike,…

5 days ago