Renungan Kitab Mazmur

Perenungan Mazmur 14 – Kebebalan Manusia dan Angkatan Orang Benar

Mari kita bahas terlebih dahulu arti dari bebal. Menurut KBBI, bebal adalah sukar mengerti; tidak cepat menanggapi sesuatu (tidak tajam pikiran); bodoh.

Bodoh yang seperti apa yang dimaksudkan di sini? Apakah seperti yang biasa orang katakana bodoh itu karena mendapatkan nilai yang buruk secara akademis di sekolah? Atau lainnya?

Sekarang mari kita baca atau dengarkan pasal ini. Secara singkat orang yang bebal adalah:

(1) Orang yang berkata “Tidak ada Allah”
(2) Orang yang berbuat jahat dan keji
(3) Orang yang menyimpang

Setidaknya inilah ciri-ciri orang bebal yang dituliskan di dalam Mazmur 14 ini. Apakah kita juga termasuk dalam ciri-ciri orang bebal? Jawablah dalam hati kita masing-masing.

Kembali lagi kita diperhadapkan pada dua hal, yaitu orang bebal dan orang benar.

Pemazmur mencatat, “Tidak sadarkah semua orang yang melakukan kejahatan, yang memakan habis umat-Ku seperti memakan roti, dan yang tidak berseru kepada TUHAN? Di sanalah mereka ditimpa kekejutan yang besar, sebab Allah menyertai angkatan yang benar.” (Mazmur 14:4-5)

Bagi orang benar ada penyertaan dan perlindungan dari TUHAN. Maukah kita menjadi bagian dari orang benar? Ataukah kita ingin menjadi bagian dari orang bebal? Pilihan ada di tangan kita.

Kiranya renungan singkat hari ini boleh memberkati kita semua. Amin.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua.

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 7) – Tetap Setia Menyampaikan Kebenaran

Sesampainya di Roma, Paulus tidak membuang waktu. Meskipun masih berstatus sebagai tahanan rumah, ia segera…

21 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 6) – Tuhan Tidak Pernah Lupa Janji-Nya

Setelah tinggal selama tiga bulan di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya kembali melanjutkan perjalanan menuju…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

6 days ago