Sebelum lanjut kisah berikutnya, ada seorang tokoh yang hanya muncul sebentar dan bahkan namanya tidak disebutkan, yaitu pada saat rencana pembunuhan terhadap Paulus.
Alkitab mencatat: “Akan tetapi kemenakan Paulus, anak saudaranya perempuan, mendengar tentang penghadangan itu. Ia datang ke markas dan setelah diizinkan masuk, ia memberitahukannya kepada Paulus.” (Kisah Para Rasul 23:16)
Lebih dari empat puluh orang telah bersekongkol untuk membunuh Paulus. Namun Tuhan memakai seorang anak muda yang tidak dikenal untuk menggagalkan rencana tersebut.
Kita tidak mengetahui banyak hal tentang keponakan Paulus ini. Alkitab tidak mencatat namanya, pekerjaannya, ataupun apa yang terjadi dengannya setelah peristiwa ini.
Tetapi satu hal yang pasti: pada saat yang penting, ia bersedia melakukan apa yang benar.
Ia tidak mengabaikan informasi yang didengarnya. Ia tidak berpikir bahwa dirinya terlalu muda atau tidak penting. Ia segera bertindak dan menyampaikan apa yang diketahuinya.
Melalui tindakannya yang sederhana, nyawa Paulus terselamatkan dan rencana Tuhan terus berjalan.
Sering kali kita berpikir bahwa Tuhan hanya memakai orang-orang besar, pemimpin terkenal, atau mereka yang memiliki kemampuan luar biasa. Namun Alkitab berulang kali menunjukkan bahwa Tuhan sering bekerja melalui orang-orang yang tampaknya biasa saja.
Mungkin nama kita tidak dikenal banyak orang. Mungkin pelayanan kita terlihat kecil dan sederhana. Namun di tangan Tuhan, tidak ada tindakan kasih, ketaatan, atau kesetiaan yang sia-sia.
“Murid-murid Yesus yang paling rendah hati dan miskin sekalipun dapat menjadi berkat bagi orang lain.”
Steps to Christ 83.2
Hari ini, marilah kita belajar untuk setia pada tugas yang Tuhan percayakan kepada kita, sekecil apa pun itu.
Selamat pagi, selamat Sabat, dan Tuhan memberkati kita semua. Amin