Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 23 (Bagian 1) – Hati Nurani yang Bersih

Setelah ditangkap di Yerusalem, Paulus akhirnya dihadapkan kepada Mahkamah Agama Yahudi untuk memberikan pembelaan atas dirinya.

Di hadapan para pemimpin agama yang selama ini menentangnya, Paulus membuka pembicaraannya dengan sebuah pernyataan yang berani:

Perkataan ini membuat Imam Besar Ananias marah. Ia bahkan memerintahkan orang-orang yang berdiri dekat Paulus untuk menampar mulutnya.

Secara manusia, perlakuan itu tentu sangat tidak adil. Paulus belum terbukti bersalah, tetapi sudah diperlakukan seperti seorang penjahat. Namun yang menarik adalah isi pernyataan Paulus.

Ia tidak berkata bahwa dirinya sempurna atau tidak pernah berbuat salah. Paulus sangat menyadari kesalahan-kesalahan masa lalunya. Ia pernah menganiaya jemaat dan menentang Kristus. Tetapi setelah bertobat, Paulus hidup dengan kerinduan untuk mengikuti kehendak Tuhan.

Hati nuraninya tidak lagi dikuasai oleh kepentingan diri sendiri, melainkan diarahkan oleh firman Tuhan.

Hati nurani yang bersih bukan berarti kita tidak pernah gagal.

Hati nurani yang bersih berarti kita hidup dengan jujur di hadapan Tuhan, mau bertobat ketika salah, dan berusaha mengikuti terang yang telah Tuhan berikan.

Hari ini kita diingatkan untuk memeriksa diri kita sendiri. Apakah ada dosa yang belum diserahkan kepada Tuhan? Apakah ada hal yang perlu dibereskan dalam hubungan kita dengan-Nya?

Ketika hati kita bersih di hadapan Tuhan, kita dapat menghadapi berbagai keadaan dengan damai, bahkan ketika orang lain salah memahami atau memperlakukan kita dengan tidak adil.

Kiranya setiap hari kita dapat hidup dengan hati nurani yang bersih dan tetap setia di hadapan Tuhan.

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Roma 8 (Bagian 9) – Roh Kudus Menolong dalam Kelemahan Kita

“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus…

7 hours ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 8) – Menantikan Penebusan dengan Tekun

“Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga…

1 day ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 7) – Dua Pengkhotbah

Renungan hari ini panjang. Pastikan Anda menyediakan waktu khusus untuk membaca sedikit lebih lama dari…

2 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 6) – Penderitaan Sekarang dan Kemuliaan yang Akan Datang

“Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan…

3 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 5) – Anak-Anak Allah

“Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah…

4 days ago

Perenungan Roma 8 (Bagian 4) – Mematikan Perbuatan Daging

“Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan…

5 days ago