Renungan Kitab Kisah Para Rasul

Perenungan Kisah Para Rasul 22 (Bagian 4) – Pergilah, Aku Akan Mengutus Engkau

Dalam kesaksiannya kepada orang banyak di Yerusalem, Paulus tidak hanya menceritakan pertobatannya di jalan menuju Damsyik. Ia juga menceritakan bagaimana Tuhan memanggil dan mengutusnya.

Perintah ini tentu tidak mudah bagi Paulus. Sebagai seorang Yahudi yang dibesarkan dengan tradisi yang kuat, ia tidak pernah membayangkan bahwa Tuhan akan mengutusnya kepada bangsa-bangsa lain.

Namun setelah bertemu dengan Kristus, Paulus belajar bahwa rencana Tuhan sering kali lebih besar daripada pemikiran manusia.

Tuhan tidak memanggil Paulus hanya untuk menikmati keselamatan yang telah ia terima. Tuhan memanggilnya untuk menjadi saluran berkat bagi orang lain.

Demikian juga dengan kita. Sering kali kita memandang keselamatan sebagai sesuatu yang hanya berkaitan dengan hubungan pribadi kita dengan Tuhan. Namun Tuhan tidak hanya memanggil kita untuk menerima kasih karunia-Nya, melainkan juga untuk membagikannya kepada orang lain.

Setiap orang yang telah mengalami kasih Kristus dipanggil untuk menjadi saksi bagi-Nya.

Mungkin kita tidak dipanggil untuk pergi ke negeri yang jauh seperti Paulus. Namun Tuhan telah menempatkan kita di lingkungan tertentu: dalam keluarga, tempat kerja, sekolah, usaha, atau komunitas kita.

Di sanalah Tuhan memberi kita kesempatan untuk menjadi terang dan membawa orang lain lebih dekat kepada-Nya.

“Setiap murid [Kristus] yang sejati dilahirkan ke dalam kerajaan Allah sebagai seorang misionaris.”

The Desire of Ages 195.2

Menjadi pengikut Kristus berarti bersedia dipakai Tuhan untuk menjangkau orang lain.  Karena setiap pengikut Kristus dipanggil untuk menjadi saksi bagi-Nya.

Kiranya Tuhan menolong kita untuk sanggup berkata: “Tuhan, ke mana pun Engkau mengutus aku, aku mau pergi.”

Selamat pagi dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 5) – Jadilah Berkat di Mana Pun Tuhan Menempatkanmu

Selama tiga hari pertama di Pulau Malta, Paulus dan rombongannya diterima dengan ramah oleh Publius,…

10 hours ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 4) – Jangan Hidup Berdasarkan Penilaian Manusia

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, penduduk Malta segera mengambil kesimpulan. Mereka berkata: "Orang ini…

1 day ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 3) – Jangan Membiarkan Racun Tetap Melekat

Ketika ular berbisa menggigit tangan Paulus, semua orang yang melihatnya langsung menyimpulkan bahwa ia pasti…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 2) – Tetap Melayani di Tengah Tantangan

Setelah tiba di Pulau Malta, Paulus bukan hanya berdiam diri menikmati kehangatan api yang telah…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 28 (Bagian 1) – Kasih yang Dinyatakan Melalui Orang yang Tidak Kita Duga

Setelah selamat dari badai yang dahsyat, Paulus dan seluruh penumpang kapal akhirnya tiba di sebuah…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 27 (Bagian 8) – Tuhan Setia Menepati Janji-Nya

Setelah berhari-hari diterpa badai, akhirnya kapal itu mendekati daratan. Para awak kapal berusaha mengarahkan kapal…

5 days ago