Renungan Kitab Keluaran

Perenungan Keluaran 16B – Aturan Manna

Tadi pagi kita sudah membahas poin pertama, dan sekarang kita akan bahas poin kedua, yaitu manna yang diturunkan TUHAN ada aturannya. Aturan secara keseluruhan bisa di baca di pasal ini. Saya hanya memberikan rangkumannya. Setidaknya ada 5 aturan yang saya ingin bagikan.

ATURAN MANNA:

  1. Manna dikeluarkan atau diberikan oleh TUHAN pada pagi hari karena jika matahari panas, cairlah itu (ay. 13-14, 21).
  2. Manna diambil satu gomer per orang menurut jumlah jiwa di rumah tersebut (ay. 16).
  3. Manna tidak boleh tinggal sampai pagi karena akan berulat dan berbau busuk (ay. 19-20).
  4. Manna diambil dua kali lipat pada hari ke-6 untuk persiapan juga pada hari ke-7 karena pada hari ke-7, TUHAN tidak menurunkan manna. Tetapi anehnya adalah manna yang disimpan hari Jumat sampai besok paginya tidak berulat dan berbau busuk. Dan ini hanya berlaku untuk hari Jumat menuju ke hari Sabat (ay. 5, 23-24).

Dari sekian banyak aturan, ada banyak hal yang menarik yang bisa kita gali, tetapi hari ini kita akan membahas mengenai Sabat.

Mengapa hari ke-7 begitu berbeda dan spesial? Apakah ada Pelajaran yang TUHAN berikan kepada bangsa Israel saat itu dan juga kepada kita saat ini? Ingatlah pembahasan kita di pasal 14.

Jadi, apa pelajaran bagi kita?

Tuhan menuntut agar hari-Nya yang suci itu dipelihara sama kudusnya seperti pada zaman Israel dahulu. Perintah yang diberikan kepada orang Ibrani itu harus dianggap oleh semua orang Kristen sebagai satu perintah dari Allah kepada mereka. Hari sebelum Sabat harus menjadi sebagai satu hari persediaan, agar segala sesuatu dapat dipersiapkan untuk jam-jam yang suci itu. Bagaimanapun juga janganlah urusan kita dibiarkan mengambil waktu yang suci itu … Banyak orang dengan lalainya telah menunda sampai kepada permulaan hari Sabat perkara-perkara kecil yang sebenarnya bisa diselesaikan pada hari persediaan. Hal seperti ini janganlah terjadi. Pekerjaan yang dibiarkan sampai kepada permulaan Sabat harus tetap dibiarkan sampai Sabat berlalu.”

Patriarchs and Prophets 296.1

Oleh karena itu, janganlah kita lupa mempersiapkan segala sesuatunya sebelum memasuki hari Sabat. Ingatlah bahwa hari Sabat adalah hari yang TUHAN berkati dan kuduskan (baca Kejadian 2:3).

Itulah sebabnya perintah mengenai Sabat diulangi lagi secara tertulis di dalam 10 hukum TUHAN.

Kiranya kita bisa lebih setia lagi memelihara kekudusan hari Sabat dan tidak khawatir.

Selamat pergantian hari dan Tuhan memberkati kita semua. Amin

Grow

Recent Posts

Perenungan Kisah Para Rasul 12 (Bagian 2) – Ketika Tuhan Menjawab di Luar Dugaan

Mari kita lanjutkan Kisah Para Rasul pasal 12, ketika Petrus berada di dalam penjara. Situasinya…

2 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 12 (Bagian 1) – Di Tengah Tekanan, Tetap Berdoa

Mari kita belajar dari Kisah Para Rasul pasal 12, bagian awal yang menceritakan tentang penganiayaan…

3 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 11 (Bagian 3) – Iman yang Terlihat dalam Tindakan

Di bagian akhir Kisah Para Rasul pasal 11, kita melihat sebuah peristiwa yang sederhana, tetapi…

4 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 11 (Bagian 2) – Belajar Seperti Barnabas

Setelah orang-orang percaya di Yerusalem memahami penjelasan Petrus, kisah berlanjut kepada tersebarnya Injil ke berbagai…

5 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 11 (Bagian 1) – Ketika Tuhan Membuka Pintu, Jangan Kita Menutupnya

Pasal ini terdiri dari dua perikop, dan hari ini kita akan membahas lanjutan dari pasal…

6 days ago

Perenungan Kisah Para Rasul 10 (Bagian 2) – Apakah Semua Makanan Menjadi Halal?

Kemarin kita telah belajar bahwa penglihatan Petrus bukan terutama tentang makanan, melainkan tentang cara pandang…

1 week ago